Bos Huawei Bebas, China Lepaskan Dua Warga Kanada

Sabtu, 25 September 2021 - 12:01 WIB
loading...
A A A
Sebagai bagian dari perjanjian penuntutan yang ditangguhkan, Meng mengaku menyesatkan HSBC tentang hubungan Huawei dengan Skycom, sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong yang beroperasi di Iran.

Departemen Kehakiman AS mengatakan dalam pernyataan bahwa mereka terus mempersiapkan persidangan terhadap Huawei, yang masih dalam daftar hitam perdagangan.

Meng adalah putri sulung miliarder Ren Zhengfei, yang mendirikan Huawei pada 1987. Dia juga bertugas di tentara China selama sembilan tahun, hingga 1983, dan merupakan anggota Partai Komunis China.

Huawei sendiri kini menjadi pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia. Perusahaan itu menghadapi tuduhan bahwa pihak berwenang China dapat menggunakan peralatannya untuk spionase - tuduhan yang dibantahnya.

Pada 2019, AS memberlakukan sanksi terhadap Huawei dan menempatkannya dalam daftar hitam ekspor, memutusnya dari teknologi utama.

Inggris, Swedia, Australia, dan Jepang juga telah melarang Huawei, sementara negara-negara lain termasuk Prancis dan India telah mengadopsi langkah-langkah yang menghentikan larangan langsung.

Baca juga: AS Tekan UEA Depak Huawei China atau Kehilangan Jet Tempur Siluman F-35
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Berita Terkini
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved