Asyik Pemotretan, Model Ini Diterkam Macan Tutul dan Nyaris Tewas

Sabtu, 25 September 2021 - 02:25 WIB
loading...
A A A
Jessica yang juga bekerja sebagai aktivis hak-hak satwa dan fisioterapis, mengungkapkan bahwa dia tidak menyalahkan macan tutul seberat 50kg itu atau pun pemiliknya Birgit Stache, 48, atas apa yang terjadi.

"Macan tutul itu diamankan dua kali oleh pemiliknya," katanya.

Jessica telah merawat hewan yatim piatu dan sakit selama 16 tahun di apartemennya di kota Eisenberg, di mana dia merawat angsa, burung hantu, anak rubah, dan landak.

Dia kemudian berpose dengan hewan dan menggunakan uang yang dia peroleh dari kalender yang dia buat untuk membantu hewan-hewan itu menemukan rumah yang layak.

"Saya ingin membela hewan-hewan liar ini, untuk menarik perhatian pada fakta bahwa hampir tidak ada pilihan akomodasi untuk mereka begitu mereka bersenang-senang. Tidak ada yang mengambil hewan seperti itu," paparnya.

Polisi setempat memulai penyelidikan untuk menentukan siapa lagi yang hadir di pemotretan dan tindakan pencegahan keamanan apa yang diterapkan.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan: "Sejauh ini, belum ada alasan, dari perspektif struktural atau veteriner, untuk mengambil tindakan terhadap panti untuk pertunjukan hewan."

Meskipun memiliki pengalaman 20 tahun dan memegang lisensi hukum untuk memelihara hewan, Stache dikeluarkan perintah hukum keamanan oleh otoritas distrik, yang menurutnya dia dilarang untuk membiarkan pihak ketiga yang tidak berwenang masuk ke dalam fasilitas panti.

Aktivis hak-hak satwa Pro Wildlife, Katharina Lameter, 29, mendesak para pejabat untuk segera memberikan macan tutul itu ke pusat penyelamatan khusus.

Investigasi kasus ini masih berlanjut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Patricia Gouw Jadi Korban...
Patricia Gouw Jadi Korban Scam Tiket Pesawat, Data Pribadi Anak Nyaris Disalahgunakan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Bukan Hanya Rupiah,...
Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun
Rekomendasi
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved