Pakar Sebut Politisasi Asal Muasal Covid-19 Rusak Upaya Global Lawan Pandemi

Kamis, 23 September 2021 - 20:05 WIB
loading...
Pakar Sebut Politisasi...
Seorang warga China tengah menjalani rapid test. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Penyelidikan asal-usul Covid-19 harus ditangani hanya oleh para ilmuwan dan setiap politisasi masalah ini sangat disesalkan. Politisasi asal usul Covid-19 dinilai dapat merusak kerja sama global dalam perang melawan pandemi .

"Penyelidikan asal-usul Covid-19 harus diserahkan kepada para ilmuwan untuk dilakukan dan akan membutuhkan waktu untuk sampai pada kesimpulan tentang itu," ucap Sourabh Gupta, pakar dari Institut Studi China-Amerika, Washington.

Baca: Asal COVID-19 Masih Misterius, China Minta Penelusuran Juga Dilakukan di AS

“Tapi, banyak bukti akan sulit untuk disaring jika tidak dilakukan pada tahap awal. Jadi, tidak boleh ada interupsi. Dan, penggalangan isu politik semacam ini akan menghentikan masalah di para ilmuwan," sambungnya, merujuk pada penyelidikan komunitas intelijen Amerika Serikat (AS) tentang asal-usul virus.

Komunitas intelijen AS mencapai penilaian yang tidak meyakinkan tentang asal-usul virus setelah penyelidikan 90 hari yang diperintahkan oleh Presiden Joe Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19...
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19 CanSino Asal China Haram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved