Profil Tamim bin Hamad Al Thani, Sang Penguasa Muda Qatar

Rabu, 22 September 2021 - 20:00 WIB
loading...
Profil Tamim bin Hamad...
Profil Tamim bin Hamad Al Thani, Sang Penguasa Muda Qatar. FOTO/Dailysabah
A A A
DOHA - Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani menjadi salah satu pemimpin muda di dunia saat ini. Lahir pada 3 Juni 1980 di Doha, Qatar , Tamim menggantikan posisi ayahnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani sebagai pemimpin Qatar sejak 2013 lalu. Berikut profil Tamim bin Hamad Al Thani, sang penguasa muda Qatar.

Tamim mengenyam pendidikan di Inggris. Seperti ayahnya, ia menuntut ilmu di Akademi Militer Kerajaan di Sandhurst dan lulus pada tahun 1998. Ia kemudian kembali ke Qatar dan ia ditugaskan sebagai perwira di angkatan bersenjata. Pada tahun 2003, Tamim terpilih untuk menggantikan kakaknya, Jassim bin Hamad Al Thani sebagai Putra Mahkota Qatar.

Baca: Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, yang Muda yang Jadi Raja

Selama dekade, berikutnya Tamim dipersiapkan untuk memerintah negara, memegang serangkaian posisi ekonomi, diplomatic, dan keamanan nasional yang semakin penting. Pada tahun 2009, ia diangkat menjadi wakil panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Qatar.

Kegiatan Tamim yang paling terlihat selama 10 tahun sebagai Putra Mahkota berkaitan dengan kepemimpinannya terhadap upaya Qatar untuk meningkatkan status internasionalnya dengan menjadi tuan rumah acara olahraga besar.

Baca: Dulu Musuhan, Putra Mahkota Arab Saudi dan Emir Qatar Kini Tertawa Bareng

Dia adalah ketua panitia penyelenggara Asian Games 2006, yang diadakan di Qatar dan memimpin upaya negara itu untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022. Dia juga mengatur pembelian klub sepak bola Paris Saint-Germain oleh Qatar.

Tahun pertama kepemimpinan Tamim berjalan kurang baik. Di mana, pada tahun 2014 Qatar mengalami konflik dengan negara-negara Teluk lainnya. Pada tahun 2017, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan dengan Qatar, dan memberlakukan blokade ekonomi.

Baca: Bertemu Pemimpin Hamas, Emir Qatar Bahas Proses Rekonstruksi Gaza

Meskipun demikian, Qatar beradaptasi dengan situasi dengan cepat, antara lain mengarahkan kembali perdagangannya ke Turki, Iran, Kuwait, dan Oman. Selanjutnya, Tamim berhasil memperbaiki hubungan antara Qatar dan negara Teluk. Di mana, pada awal tahun ini hubungan antara Qatar dan negara-negara Teluk membaik.

Tamin juga memimpin Qatar untuk menjadi aktor penting dalam masalah Afghanistan. Di mana, Qatar menjadi tuan rumah pembicaraan antara Taliban dan Amerika Serikat (AS). Penarikan pasukan asing asing adalah salah satu produk dari pembicaraan tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Paksa 8 Negara...
Trump Paksa 8 Negara Muslim Ini untuk Dukung Perjanjian Abraham
MBS dan Emir Qatar Intervensi...
MBS dan Emir Qatar Intervensi Rencana Trump untuk Menyerang Iran, Apa Pemicunya?
Mantan PM Qatar Klaim...
Mantan PM Qatar Klaim Perang Iran Paksa Negara-negara Arab Harus Bentuk NATO Teluk, Ini 5 Alasannya
Qatar Bantah Klaim Dukung...
Qatar Bantah Klaim Dukung Jaksa ICC dalam Kasus Netanyahu
Iran Serang Ladang Gas...
Iran Serang Ladang Gas Cair Terbesar di Qatar, Doha Usir Diplomat Teheran
Qatar Peringatkan Iran...
Qatar Peringatkan Iran telah Langgar Garis Merah, Serukan De-eskalasi
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Elon Musk Selangkah...
Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX
Rekomendasi
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Berita Terkini
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved