Mantan PM Qatar Klaim Perang Iran Paksa Negara-negara Arab Harus Bentuk NATO Teluk, Ini 5 Alasannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:45 WIB
loading...
Mantan PM Qatar Klaim...
Mantan PM Qatar klaim perang Iran paksa negara-negara Arab harus bentuk NATO Teluk. Foto/X
A A A
DOHA - Perang Amerika Serikat-Israel di Iran bukanlah hasil dari eskalasi mendadak, tetapi puncak dari agenda jangka panjang Israel untuk membentuk kembali Timur Tengah secara kekerasan. Itu diungkapkan mantan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Hamad bin Jassim Al Thani kepada Al Jazeera. Sebagai solusinya, dia mengusulkan pembentukan NATO Teluk.

Dalam wawancara yang luas dan jujur di program Al Muqabala Al Jazeera, diplomat veteran itu menawarkan penilaian yang gamblang tentang lanskap geopolitik kawasan yang berubah dengan cepat. Ia memperingatkan bahwa krisis di Selat Hormuz adalah konsekuensi paling berbahaya dari perang baru-baru ini, memperingatkan terhadap ambisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk "Israel Raya" dan menyerukan pembentukan pakta pertahanan Teluk yang bersatu secara mendesak.
“Kita sedang menyaksikan restrukturisasi besar-besaran di kawasan ini,” kata Sheikh Hamad, seraya mencatat bahwa gejolak geopolitik saat ini akan menentukan bentuk Timur Tengah selama beberapa dekade mendatang.

Mantan PM Qatar Klaim Perang Iran Paksa Negara-negara Arab Harus Bentuk NATO Teluk, Ini 5 Alasannya

1. Ilusi Netanyahu dan Kesalahan Langkah AS

Sheikh Hamad telah memperingatkan akan adanya konflik yang akan datang tahun lalu dan mendesak negara-negara Teluk untuk mendorong resolusi diplomatik guna menyelesaikan krisis dengan Iran dan mencegah serangan militer.

Ia mengidentifikasi dorongan untuk konflik dengan Iran dan menyalahkannya pada "faksi garis keras" di Israel yang dipimpin oleh Netanyahu, yang menurutnya telah mencoba menyeret AS ke dalam perang atas program nuklir Teheran sejak pemerintahan Presiden Bill Clinton pada tahun 1990-an.

Sementara pemerintah AS sebelumnya – termasuk selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump – ragu-ragu untuk melancarkan perang skala penuh terhadap Iran, Netanyahu akhirnya berhasil dengan menjual "ilusi" kepada Washington, demikian argumen Sheikh Hamad. "Ia meyakinkan pemerintahan AS bahwa perang akan singkat dan cepat dan bahwa rezim Iran akan jatuh dalam beberapa minggu," katanya, sambil membandingkannya dengan upaya AS yang gagal untuk mengubah pemerintahan Venezuela.


2. Ketergantungan Negara Arab pada Militer AS

Mantan perdana menteri Qatar mengkritik ketergantungan Washington pada kekuatan militer, dengan mengatakan, “Kekuatan sejati Amerika selalu terletak pada kemampuannya untuk menghindari penggunaan kekuatan, bukan pada pengerahan kekuatan.” Ia mencatat bahwa perang saat ini pada akhirnya telah memaksa semua pihak kembali ke meja perundingan, dan menyarankan bahwa tambahan dua minggu pembicaraan di Jenewa awal tahun ini – upaya diplomatik yang dipimpin Oman untuk menghindari perang – dapat mencegah bencana tersebut sepenuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved