Qatar Bantah Klaim Dukung Jaksa ICC dalam Kasus Netanyahu

Kamis, 30 April 2026 - 16:38 WIB
loading...
Qatar Bantah Klaim Dukung...
Para pengunjuk rasa berkumpul di luar Gedung Putih untuk berdemonstrasi menentang kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington, DC, pada 11 Februari 2026. Foto/Celal Güne?/Anadolu Agency
A A A
DOHA - Doha mengatakan mereka menolak klaim Israel bahwa mereka mendukung jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan sebagai imbalan atas penuntutan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang diburu pengadilan tersebut.

Qatar menggambarkan tuduhan tersebut sebagai “upaya untuk menghindari pertanggungjawaban internasional”.

Kantor Media Internasional negara itu mengatakan klaim tersebut didasarkan pada laporan media palsu mengenai jaksa ICC.

Pada hari Selasa, surat kabar AS The Wall Street Journal melaporkan tuduhan bahwa Qatar telah berjanji mendukung Khan setelah tuduhan pelecehan seksual terhadapnya, sebagai imbalan atas tindakan terhadap Netanyahu atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terkait dengan perang di Gaza.

Kantor Media Internasional Qatar mengatakan, “Upaya baru-baru ini untuk melibatkan Qatar dalam diskusi yang tidak pantas dengan pejabat Pengadilan Kriminal Internasional – yang diduga terkait dengan potensi surat perintah penangkapan untuk pejabat Israel – adalah sepenuhnya salah.”

Pernyataan itu menambahkan, “Klaim-klaim ini diajukan oleh para pejabat Israel yang berulang kali menyebarkan informasi palsu tentang Qatar melalui kebocoran selektif untuk melayani kepentingan mereka sendiri. Tuduhan mereka secara konsisten telah dibantah dan terbukti tidak benar.”

Baca juga: Putin Telepon Trump 90 Menit, Peringatkan Konsekuensi Sangat Merusak dari Perang Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved