PM Morrison Tak Sesali Keputusan Batalkan Kesepakatan Kapal Selam dengan Prancis

Minggu, 19 September 2021 - 18:36 WIB
loading...
PM Morrison Tak Sesali...
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan tidak menyesali keputusannya untuk membatalkan kesepakatan kapal selam dengan Prancis. Foto/REUTERS
A A A
CANBERRA - Perdana Menteri Australia , Scott Morrison mengatakan tidak menyesali keputusannya untuk membatalkan kesepakatan kapal selam dengan Prancis. Morrison mengatakan, ini semua demi kepentingan Australia.

Morrison kembali membela pembatalan kesepakatan dengan Prancis. Di mana, dia mengatakan Canberra telah menyampaikan kekhawatiran ke Paris selama berbulan-bulan terkait kesepakatan itu, sebelum membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

"Saya tidak menyesali keputusan untuk mengutamakan kepentingan nasional Australia," ucap Morrison dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (19/9/2021). Baca juga: Telikung Proyek Kapal Selam Australia, Prancis Samakan Biden dengan Trump

Dirinya kemudian mengatakan sangat memahami kekecewaan Prancis atas pembatalan pesanan, senilai 40 miliar dolar AS pada 2016 dan diperkirakan menelan biaya lebih banyak hari ini. Tetapi, dia menegaskan kembali bahwa Australia harus selalu mengambil keputusan demi kepentingan terbaiknya.

"Ini adalah masalah yang saya angkat secara langsung beberapa bulan lalu dan kami terus membicarakan masalah itu, termasuk oleh menteri pertahanan dan lainnya," ujar Morrison. Baca juga: Australia Tak Terima Dituduh Prancis Menikam dari Belakang

Dia menambahkan bahwa pihaknya telah memberitahu Pracis soal kesepakatan trilateral dengan AS dan Inggris pada Rabu malam lalu, atau sebelum itu diumumkan ke publik. Kesepakatan trilateral itu sendiri diumumkan pada Kamis pagi.

Kesepakatan trilateral, yang berujung pada pembatalan kesepakatan kapal selam, itu telah memicu krisis diplomatik antara Prancis dengan AS dan Australia. Prancis telah memanggil pulang duta besar mereka di kedua negara itu, yang merupakan bentuk protes tertinggi dalam dunia diplomasi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Menakjubkan! Detik-Detik...
Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami
Rekomendasi
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved