Utusan Khusus PBB Temui Mendagri Taliban yang Jadi Buruan AS

Kamis, 16 September 2021 - 20:25 WIB
loading...
Utusan Khusus PBB Temui...
Utusan Khusus PBB untuk Afghanistan, Deborah Lyons dilaporkan melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri baru Afghanistan, Sirajuddin Haqqani. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Utusan Khusus PBB untuk Afghanistan, Deborah Lyons dilaporkan melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri baru Afghanistan, Sirajuddin Haqqani. Haqqani adalah anggota senior Taliban , yang masuk dalam daftar buruan Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen mengatakan bahwa fokus pertemuan antara Lyons dengan Haqqani adalah mengenai bantuan kemanusiaan untuk Afghanistan. Baca juga: Putra Osama bin Laden Malu dengan Kejahatan Ayahnya, Ingin Kunjungi Israel

"(Haqqani) menekankan bahwa personel PBB dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa hambatan dan memberikan bantuan penting kepada rakyat Afghanistan," katanya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (16/9/2021).

Afghanistan sudah menghadapi kemiskinan dan kekeringan kronis. Tetapi, situasinya telah memburuk sejak Taliban mengambil alih kekuasaan bulan lalu dengan gangguan bantuan, kepergian puluhan ribu orang termasuk pejabat pemerintah dan pekerja bantuan dan runtuhnya banyak kegiatan ekonomi.

Sementara itu, misi PBB di Afghanistan mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, Lyons telah menekankan kebutuhan mutlak bagi semua personel PBB dan kemanusiaan di Afghanistan untuk dapat bekerja tanpa intimidasi atau halangan untuk memberikan bantuan vital, dan melakukan pekerjaan untuk rakyat Afghanistan.

Taliban diketahui kerap menargetkan misi PBB, selama perang dua dekat yang dipimpin oleh AS. Dalam salah satu insiden paling berdarah, Taliban membunuh lima staf asing PBB dalam serangan di sebuah wisma di Kabul pada 2009. Baca juga: Taliban Dilaporkan Usir Warga Kandahar, Beri Waktu Tiga Hari
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved