Taliban Setor Uang dan Emas Rampasan Perang ke Bank Sentral Afghanistan

Kamis, 16 September 2021 - 19:04 WIB
loading...
Taliban Setor Uang dan...
Taliban telah menyerahkan sekitar USD 12,3 juta uang tunai dan beberapa emas ke Da Afghanistan Bank (DAB), yang merupakan bank sentral negara itu. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban telah menyerahkan sekitar USD 12,3 juta uang tunai dan beberapa emas ke Da Afghanistan Bank (DAB), yang merupakan bank sentral negara itu. Uang dan batangan emas itu adalah hasil “rampasan perang” Taliban.

Uang tunai dan emas tersebut ditemukan Taliban saat mereka menggeledah rumah-rumah pejabat pemerintah Afghanistan sebelumnya. Baca juga: Berontak Atas Aturan Berpakaian Taliban, Perempuan Afghanistan: Jangan Sentuh Pakaian Saya!

“Uang tunai dan emas batangan yang ditemukan dari rumah mantan pejabat pemerintah dan kantor lokal bekas badan intelijen pemerintah telah dikembalikan ke perbendaharaan Bank Da Afghanistan,” kata bank itu dalam sebuah pernyataan.

"Pejabat Imarah Islam Afghanistan telah menyerahkan aset ke perbendaharaan nasional membuktikan komitmen mereka terhadap transparansi," sambungnya, menggunakan nama lain Taliban, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (16/9/2021).

Mayoritas uang dan emas tersebut ditemukan Taliban di kediaman mantan Wakil Presiden Afghanistan, Amrullah Saleh. Di mana, total USD 6,5 juta dan 18 batang emas ditemukan dari kediaman Saleh. Baca juga: Taliban Bantah Para Pemimpinnya Berkelahi di Istana Kepresidenan

Saleh adalah wakil presiden pertama dalam pemerintahan mantan Presiden Ashraf Ghani. Saleh kemudian menyatakan dirinya sebagai presiden sementara Afghanistan setelah Ghani melarikan diri saat Taliban menyerbu Kabul.

Kepala cabang multimedia Taliban, Ahmadullah Muttaqi melalui Twitter memposting video penggeledahan di kediaman Saleh. Video itu menunjukkan anggota Taliban duduk di sekitar tiga koper berisi uang tunai dan beberapa batang emas.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved