Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:27 WIB
loading...
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Logo berbagai badan intelijen AS. Foto/Office of the Director of National Intelligence
A A A
WASHINGTON - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) memperingatkan Israel kemungkinan akan mencoba menggagalkan kesepakatan perdamaian terakhir antara Amerika Serikat dan Iran. Kabar itu dilaporkan The Washington Post pada hari Jumat (19/6/2026), mengutip pejabat saat ini dan mantan pejabat.

Pada 14 Juni, Iran dan Amerika Serikat mengkonfirmasi pekerjaan pada nota kesepahaman telah selesai.

Pada malam tanggal 18 Juni, kedua negara menandatangani dokumen tersebut secara jarak jauh yang menjamin berakhirnya konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bermaksud terus melakukan operasi militer terhadap Hizbullah, meskipun nota kesepahaman tersebut menetapkan operasi militer di Lebanon harus dihentikan, kata laporan itu, mengutip laporan intelijen yang beredar baru-baru ini minggu ini.

Selain itu, laporan intelijen terbaru menilai bahwa menjelang pemilihan nasional Israel pada musim gugur ini, Netanyahu melihat kelangsungan politiknya terkait dengan mempertahankan pasukan di Lebanon selatan dan memperkuat niatnya melanjutkan permusuhan dengan Hizbullah.

Laporan intelijen itu juga mengatakan Israel percaya memorandum AS-Iran melemahkan kebijakan tekanan maksimum terhadap Republik Islam.

Pada hari Rabu, The Wall Street Journal melaporkan presiden AS semakin lelah dengan panggilan telepon dengan perdana menteri Israel karena selalu berputar pada argumen perdana menteri untuk melanjutkan serangan terhadap Iran dan Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved