Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:28 WIB
loading...
Meski Menang dalam Negosiasi...
Delegasi Iran tiba di Swiss untuk melakukan perundingan. Meski menang dalam negosiasi dan perang, Iran akan selalu hati-hati dengan AS. Foto/X/@SwissMFA
A A A
JENEWA - Hojjatoleslam Abdollah Haji Sadeghi, perwakilan utama Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei untuk Korps Garda Revolusi Islam, mengatakan “negosiasi bukanlah pilihan utama” dengan Amerika Serikat.

“Kami akan memasuki negosiasi dengan kekuatan dan kehati-hatian, tetapi kami tidak pasif,” kata Sadeghi seperti dikutip dalam sebuah unggahan di Telegram, dilansir Al Jazeera.

“Pilihan utama kami adalah medan jihad, baik di medan perang maupun di jalanan. Kami tidak khawatir negosiasi akan gagal,” tambahnya. “Kami tidak memasuki negosiasi karena putus asa atau tidak berdaya.”

Sementara itu, Iran mengatakan konflik yang sedang berlangsung di Lebanon antara Israel dan kelompok militan Hizbullah akan menjadi agenda utama dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat di Swiss, serta isu-isu seperti pembekuan dana Iran dan penjualan minyak negara tersebut.



“Rezim Zionis terus melanggar komitmennya di Lebanon, masalah ini akan menjadi topik utama diskusi dalam pembicaraan hari ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei dalam sebuah video yang dibagikan oleh kantor berita negara IRNA.

“Masalah ketersediaan aset Iran yang dibekukan atau dibatasi, serta diskusi terkait penerbitan izin yang diperlukan untuk penjualan minyak Iran,” juga akan ada dalam agenda, tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved