Berontak Atas Aturan Berpakaian Taliban, Perempuan Afghanistan: Jangan Sentuh Pakaian Saya!

Rabu, 15 September 2021 - 23:31 WIB
loading...
Berontak Atas Aturan...
Kaum perempuan Afghanistan berbagi gambar diri mereka mengenakan pakaian nasional Afghanistan. Foto/Al Arabiya
A A A
KABUL - Kaum perempuan Afghanistan berbagi foto diri mereka mengenakan pakaian nasional yang cerah dan berwarna-warni. Foto itu kemudian disebar ke media sosial dalam kampanye untuk memberontak melawan aturan berpakaian yang diberlakukan Taliban.

Puluhan foto yang dibagikan di media sosial ditandai dengan tagar "Jangan sentuh pakaian saya" dan "budaya Afghanistan" seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (15/9/2021).

Taliban telah memberlakukan aturan penggunaan burqa (gaun hitam panjang penuh yang menutupi tubuh dari kepala sampai kaki) dan niqab (cadar wajah yang menutupi segala sesuatu kecuali mata) bagi kaum perempuan Afghanistan.

Baca juga: PBB: Taliban Ingkari Janji, Masih Batasi Ruang Gerak Wanita

Sejak kelompok itu menguasai Afghanistan, masyarakat internasional memiliki kekhawatiran tentang nasib perempuan di negara itu.

Taliban menggunakan serangan persona untuk merehabilitasi citra garis keras mereka dari era 1996-2001, ketika perempuan tidak diizinkan meninggalkan rumah mereka tanpa pendamping laki-laki, harus bercadar, dan tidak diizinkan bekerja di sebagian besar pekerjaan kecuali dalam perawatan kesehatan.

Namun, aktivis perempuan dan mantan pemimpin politik perempuan mengatakan mereka berharap tidak diperlakukan sebagai warga negara “kelas dua”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved