Coba Dakwa PM Terkait Pembunuhan Presiden, Jaksa Haiti Dipecat

Rabu, 15 September 2021 - 18:24 WIB
loading...
A A A
Selain permintaannya untuk menuntut Henry, Claude juga menulis surat ke layanan imigrasi Haiti, memintanya untuk melarang PM meninggalkan negara itu karena dugaan serius terkait pembunuhan presiden. Pemecatannya menjadi jelas hanya beberapa jam setelah permintaan itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (15/9/2021).

Surat pemecatan yang diperoleh Reuters dan tertanggal 13 September menyatakan bahwa Claude telah melakukan kesalahan administratif yang serius, tetapi tidak memberikan alasan lain atas pemecatannya. Sebuah surat terpisah tertanggal untuk hari berikutnya menunjuk Frantz Louis Juste sebagai penggantinya.

Namun, legalitas penghentian Claude tidak jelas, karena konstitusi Haiti menyatakan bahwa hanya presiden yang dapat mengangkat dan memberhentikan kepala jaksa negara. Kepresidenan tetap kosong setelah pembunuhan Moise pada 7 Juli lalu oleh orang-orang bersenjata di rumahnya dekat Port au Prince.

Juga masih belum jelas apakah Claude secara resmi dicopot sebelum permintaannya kepada hakim untuk mendakwa Perdana Menteri, karena surat penghentian menyatakan pemecatannya efektif segera setelah ia menerima dokumen, menurut Associated Press, yang juga memperoleh salinan dari surat itu. Tidak diketahui kapan Claude benar-benar menerima surat itu.

Baca juga: Protes Pecah di Pemakaman Presiden Haiti, Para Tamu Lari Cari Perlindungan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Operasi Venezuela,...
Setelah Operasi Venezuela, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Negara Miskin Ini, Apa Rencana Trump?
2 Pria AS Ingin Rebut...
2 Pria AS Ingin Rebut Pulau Karibia dan Jadikan Penduduk Wanitanya sebagai Budak Seks
Penerbangan Spirit Airlines...
Penerbangan Spirit Airlines Ditembaki saat Coba Mendarat di Haiti, Pramugari Terkena Peluru
Imigran Haiti Dituding...
Imigran Haiti Dituding Makan Kucing, Politisi Republik Tawarkan Hadiah Rp77 Juta
Anggota Kartel dan Geng...
Anggota Kartel dan Geng Kriminal Akan Direkrut Jadi Tentara Haiti
5 Negara Ini Tak Punya...
5 Negara Ini Tak Punya Tentara, Bagaimana Cara Mereka Menjaga Keamanan?
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved