Coba Dakwa PM Terkait Pembunuhan Presiden, Jaksa Haiti Dipecat

Rabu, 15 September 2021 - 18:24 WIB
loading...
Coba Dakwa PM Terkait...
Kepala kejaksaan Haiti, Bed-Ford Claude. Foto/Russia Today
A A A
PORT AU PRINCE - Kepala Jaksa Haiti dipecat dan diganti setelah menyerukan dakwaan terhadap perdana menteri negara itu atas pembunuhan Presiden Jovenel Moise . Namun surat pemecatan mengklaim keputusan itu terkait dengan "kesalahan administrasi."

Kepala jaksa penuntut umum Bed-Ford Claude diberhentikan pada hari Selasa waktu setempat, dengan penggantinya dilantik hanya dalam beberapa jam kemudian. Claude dipecat setelah meminta hakim yang mengawasi penyelidikan pembunuhan Moise untuk mendakwa Perdana Menteri Ariel Henry atas dugaan perannya dalam pembunuhan itu.

Claude pertama kali mengangkat tuduhan itu minggu lalu, mengklaim bahwa catatan telepon membuktikan bahwa Henry telah berkomunikasi dengan tersangka utama dalam pembunuhan Moise dua kali pada malam pembunuhannya. Henry sebelumnya membela tersangka – Joseph Badio, mantan pejabat di Kementerian Kehakiman – di depan umum, tetapi Badio telah melarikan diri dan keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Claude menuduh bahwa Henry melakukan dua panggilan telepon dengan Badio antara 04:03 dan 04:20 pada tanggal 7 Juli, dan bahwa Badio berada di sebuah hotel dekat rumah Moise pada saat panggilan tersebut.

Baca juga: Presiden Jovenel Moise Tewas Dibunuh, Petinggi Paspampres Haiti Ditangkap

Selain permintaannya untuk menuntut Henry, Claude juga menulis surat ke layanan imigrasi Haiti, memintanya untuk melarang PM meninggalkan negara itu karena dugaan serius terkait pembunuhan presiden. Pemecatannya menjadi jelas hanya beberapa jam setelah permintaan itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (15/9/2021).

Surat pemecatan yang diperoleh Reuters dan tertanggal 13 September menyatakan bahwa Claude telah melakukan kesalahan administratif yang serius, tetapi tidak memberikan alasan lain atas pemecatannya. Sebuah surat terpisah tertanggal untuk hari berikutnya menunjuk Frantz Louis Juste sebagai penggantinya.

Namun, legalitas penghentian Claude tidak jelas, karena konstitusi Haiti menyatakan bahwa hanya presiden yang dapat mengangkat dan memberhentikan kepala jaksa negara. Kepresidenan tetap kosong setelah pembunuhan Moise pada 7 Juli lalu oleh orang-orang bersenjata di rumahnya dekat Port au Prince.

Juga masih belum jelas apakah Claude secara resmi dicopot sebelum permintaannya kepada hakim untuk mendakwa Perdana Menteri, karena surat penghentian menyatakan pemecatannya efektif segera setelah ia menerima dokumen, menurut Associated Press, yang juga memperoleh salinan dari surat itu. Tidak diketahui kapan Claude benar-benar menerima surat itu.

Baca juga: Protes Pecah di Pemakaman Presiden Haiti, Para Tamu Lari Cari Perlindungan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Operasi Venezuela,...
Setelah Operasi Venezuela, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Negara Miskin Ini, Apa Rencana Trump?
2 Pria AS Ingin Rebut...
2 Pria AS Ingin Rebut Pulau Karibia dan Jadikan Penduduk Wanitanya sebagai Budak Seks
Penerbangan Spirit Airlines...
Penerbangan Spirit Airlines Ditembaki saat Coba Mendarat di Haiti, Pramugari Terkena Peluru
Imigran Haiti Dituding...
Imigran Haiti Dituding Makan Kucing, Politisi Republik Tawarkan Hadiah Rp77 Juta
Anggota Kartel dan Geng...
Anggota Kartel dan Geng Kriminal Akan Direkrut Jadi Tentara Haiti
5 Negara Ini Tak Punya...
5 Negara Ini Tak Punya Tentara, Bagaimana Cara Mereka Menjaga Keamanan?
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved