Imigran Haiti Dituding Makan Kucing, Politisi Republik Tawarkan Hadiah Rp77 Juta

Jum'at, 13 September 2024 - 17:15 WIB
loading...
Imigran Haiti Dituding...
Meme yang dihasilkan dari AI menyoroti isu imigran Haiti makan kucing di AS. Foto/AI/telegraph
A A A
WASHINGTON - Aktivis Partai Republik Christopher Rufo telah menawarkan hadiah USD5.000 (Rp77 juta) untuk memeriksa fakta klaim bahwa imigran Haiti di satu kota di Ohio memakan kucing peliharaan orang.

Meski demikian, dia harus segera mengubah ketentuannya untuk mencegah penyalahgunaan.

Sekitar 20.000 migran Haiti telah ditempatkan di Springfield, komunitas yang berpenduduk kurang dari 60.000 orang antara Dayton dan Columbus, selama empat tahun terakhir.

Pada debat calon presiden Amerika Serikat (AS) hari Selasa, kandidat Republik Donald Trump mengangkat rumor bahwa hewan peliharaan orang-orang telah hilang, dan para migran harus disalahkan.

Calon wakil presidennya, Senator Ohio J.D. Vance, juga mengatakan warga Ohio "telah mengalami hewan peliharaan mereka diculik dan dimakan oleh orang-orang yang seharusnya tidak berada di negara ini," mengutip laporan yang diterima kantornya.

"Baiklah, mari kita selesaikan: Saya akan memberikan hadiah USD5.000 kepada siapa pun yang dapat memberikan bukti kuat dan terverifikasi kepada tim saya bahwa migran Haiti memakan kucing di Springfield, Ohio. Batas waktunya adalah hari Minggu. Ayo," ujar Rufo pada Rabu malam (11/9/2024) di X.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Berita Terkini
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved