Pria Bersenjata Culik 20 Warga Asing dari Haiti dan Venezuela di Hotel Meksiko

loading...
Pria Bersenjata Culik 20 Warga Asing dari Haiti dan Venezuela di Hotel Meksiko
Polisi bekerja di lokasi kejadian tempat pria bersenjata membunuh 13 polisi Meksiko di Coatepec Harinas, Meksiko, pada 19 Maret 2021. Foto/REUTERS
SAN LUIS POTOSI - Sejumlah pria bersenjata menyerbu satu hotel di negara bagian San Luis Potosi, Meksiko tengah, pada Selasa (14/9) dan menculik sekitar 20 warga asing yang diyakini sebagian besar berasal dari Haiti dan Venezuela.

Informasi itu diungkapkan kantor Kejaksaan Agung negara bagian itu. Orang-orang bersenjata itu mengobrak-abrik gedung dan pergi dengan membawa buku tamu, sehingga sulit mengidentifikasi siapa yang diculik di hotel Sol y Luna di Matehuala, sekitar 195 kilometer utara kota San Luis Potosi, ibu kota regional.

"Kami sedang berusaha menemukan identitas mereka," ungkap Jaksa Agung Arturo Garza Herrera di negara bagian itu.

Baca juga: Sadis, 1.500 Lumba-lumba Dibunuh di Kepulauan Faroe



“Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan dan berusaha menyelamatkan para tamu,” papar Garza.

Baca juga: Mengebom Masjid AS, Teroris Transgender Dihukum Penjara 53 Tahun

Pernyataan itu tidak menjelaskan apakah warga Haiti dan Venezuela yang diculik adalah migran yang menuju ke AS.

Banyak migran menghadapi bahaya ekstrim dalam perjalanan mereka ke AS, dengan penculikan, pemerasan, pemerkosaan dan bahkan pembunuhan.

Beberapa migran juga diwajibkan bekerja untuk kartel narkoba yang memperebutkan rute perdagangan narkoba.

Pada Juni, kelompok hak asasi manusia melaporkan sekitar 3.300 migran yang terdampar di Meksiko sejak Januari karena kebijakan perbatasan AS, telah diculik, diperkosa, diperdagangkan atau diserang dengan kekerasan.
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top