Pendiri Kelompok Pemberontak Peru Abimael Guzman Meninggal Dunia

Minggu, 12 September 2021 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Serangan Shining Path yang berani dan terencana dengan rapi, jaringan informan dan mata-matanya, serta kemampuan luar biasa Guzman untuk menghindari penangkapan memberinya reputasi yang hampir legendaris karena tampaknya berada di semua tempat sekaligus.

Selama bertahun-tahun berperang, dia dikabarkan telah meninggal, sakit parah, atau hidup nyaman di Eropa.

Pada tahun 1980, setelah bertahun-tahun persiapan, Guzman, mantan profesor universitas, memimpin sekelompok pendukung ke Pegunungan Andes di luar kota Ayacucho.

Berbekal senapan, dinamit, dan parang, mereka mulai menyerang pasukan keamanan, pejabat terpilih, dan petani yang melawan indoktrinasi mereka dengan semangat dan kekejaman yang tidak pernah terlihat dalam kelompok pemberontak Amerika Latin.

Membentang dari kota selatan Ayacucho, Shining Path menarik ribuan militan lebih dari komunitas petani miskin dan universitas.

Baca juga: Pemimpin Marxis Rusia: Yesus Kristus adalah Komunis Pertama di Dunia

Orang-orang di Ibu Kota Lima pertama kali merasakan Shining Path pada tahun 1981 ketika gerilyawan menggantung lusinan anjing mati di tiang lampu. "Anjing kapitalisma," bunyi tulisan yang disematkan pada bangkai binatang itu.

Pada akhir 1980-an, kelompok itu telah menjadi ancaman bagi negara sehingga dua pertiga penduduk Peru tinggal di daerah-daerah di bawah pemerintahan darurat - pada dasarnya, darurat militer.

Para pengikutnya menyebut Guzman sebagai Pedang Marxisme Keempat, setelah Marx, Lenin dan Mao, serta mengidolakannya dalam nyanyian, lagu, poster, dan sastra revolusioner.

Beberapa karya tulisnya, meskipun kurang dihargai oleh akademisi Marxis, menjadi seperti mantra bagi pengikut Shining Path yang mengulangi perkataannya seolah-olah itu adalah kebenaran kitab suci.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Pemberontak Baloch Mengamuk,...
Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Bentrok di Kolombia, 27 Orang Tewas
4 Fakta Presiden Kolombia...
4 Fakta Presiden Kolombia Gustavo Petro yang Berani Melawan Trump
Kisah Jenderal TNI M...
Kisah Jenderal TNI M Jusuf Selamat dari Berondongan Senjata Pemberontak
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Berita Terkini
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved