Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya

Sabtu, 14 Desember 2024 - 13:29 WIB
loading...
Apakah Amerika Serikat...
Amerika Serikat diketahui gelontorkan dana untuk melatih faksi-faksi pemberontak Suriah bertahun-tahun sebelum rezim Bashar al-Assad digulingkan. Foto/Screengrab video Al Jazeera
A A A
DAMASKUS - Setelah pasukan pemberontak Suriah memimpin serangan cepat yang menyebabkan jatuhnya rezim Bashar al-Assad, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas pengambilalihan kekuasaan tersebut.

"Pendekatan kami telah mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah," kata Biden awal minggu ini.

"Melalui kombinasi dukungan untuk mitra kami, sanksi, dan diplomasi serta kekuatan militer yang ditargetkan bila diperlukan, kami sekarang melihat peluang baru terbuka bagi rakyat Suriah dan seluruh kawasan,” katanya lagi.

Komentar Biden, serta banjir komentar yang mengeklaim bahwa Washington—dan Israel—secara diam-diam berada di balik serangan tersebut, telah menyebabkan pertanyaan muncul kembali tentang peran AS di Suriah selama satu setengah dekade terakhir.

Di bawah pemerintahan Barack Obama, Amerika Serikat pertama kali memasuki perang saudara Suriah pada tahun 2013 melalui operasi CIA, dan kemudian pada tahun 2014, ketika pasukan AS dikerahkan untuk memerangi kelompok Islamic State—yang sebelumnya bernama ISIS—yang telah mengambil alih sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

Baca Juga: Aneh, Mengapa Pemberontak Anti-Rezim Assad Diam Saja saat Israel Menginvasi Suriah

Namun pada saat pemerintahan pertama Presiden Donald Trump mulai berlaku, peran AS di Suriah telah berkurang menjadi 900 tentara di timur laut negara itu, tempat kelompok yang dipimpin Kurdi memegang kendali.

Tepat sebelum pemberontak mengambil alih kekuasaan Suriah selama akhir pekan, Uni Emirat Arab dilaporkan menjadi penengah pembicaraan antara pemerintah Assad dan AS.

Middle East Eye (MEE) meneliti peran AS dalam konflik Suriah dan kelompok-kelompok yang didukung atau tidak didukungnya selama dekade terakhir.

Aliran Dana AS untuk Operasi di Suriah

1. Pasukan Demokratik Suriah


Tempat yang bagus untuk memulai adalah dengan melihat Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah kelompok yang sebagian besar terdiri dari para pejuang dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG), yang merupakan cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK). PKK adalah kelompok teroris, menurut AS.

Tujuan AS yang dinyatakan dengan SDF adalah untuk membantu kelompok tersebut mengalahkan dan mencegah kebangkitan ISIS di Suriah.

Pasukan Kurdi mendorong tentara Suriah untuk mundur dari Suriah timur laut pada tahun 2012. Pada tahun 2015, SDF didirikan sebagai kelompok induk yang sebagian besar terdiri dari kelompok-kelompok Turki, dengan beberapa kelompok Arab dan kelompok etnis lainnya membentuk faksi yang lebih kecil.

Pada dekade berikutnya, SDF akhirnya menguasai sekitar seperempat wilayah Suriah, di mana ia menjalankan pemerintahan yang otonom dari pemerintah pusat Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved