Filipina Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara yang Terima Pengungsi Afghanistan

Sabtu, 11 September 2021 - 06:01 WIB
loading...
Filipina Jadi Negara...
Pengungsi Afghanistan tiba di Madrid, Spanyol. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Pengungsi Afghanistan mulai tiba di Filipina pada Rabu malam (8/9). Negara ini jadi yang pertama di Asia Tenggara yang menyambut orang-orang yang melarikan diri dari pengambilalihan Taliban setelah penarikan pasukan AS pada akhir Agustus.

Ribuan orang telah meninggalkan Afghanistan dalam dua pekan terakhir. PBB memperingatkan sebanyak setengah juta orang mungkin meninggalkan tanah air mereka sebelum akhir tahun ini.

Pihak berwenang di Filipina bulan lalu mengatakan negara itu bersedia menyediakan tempat berlindung bagi orang-orang yang takut akan penganiayaan di Afghanistan.

Baca juga: China: Mesin-mesin Perang Amerika Serikat Jadi Taman Bermain Taliban

Dalam membuat pengumuman tersebut, juru bicara kepresidenan Harry Roque mengutip sejarah panjang negara itu dalam menyambut para pencari suaka, termasuk mereka yang lolos dari Revolusi Bolshevik 1917 dan Yahudi Eropa yang mencari perlindungan selama Perang Dunia Kedua.

Baca juga: Vatikan Bantah Paus Fransiskus Mempertanyakan Validitas Taurat

Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin mengkonfirmasi kelompok pertama warga Afghanistan telah tiba di negara itu.

Baca juga: Lockdown, Pria Yahudi Ortodoks Naik Atap untuk Masuk Sinagog Melbourne

“Kami tetap stabil di mana orang lain goyah: malam ini kami menyambut warga negara Afghanistan, termasuk wanita dan anak-anak, yang mencari perlindungan,” tulisnya dalam pesan yang diposting di Twitter.

Dia menambahkan, “Pintu kami terbuka bagi mereka yang melarikan diri dari konflik, penganiayaan, pelecehan seksual, dan kematian.”

Dia menambahkan tidak ada informasi lebih lanjut tentang pendatang baru yang akan diungkapkan, untuk menjaga keamanan dan privasi mereka.

"Kami tidak tertarik dengan publisitas atau terima kasih. Ini dilakukan agar seseorang dapat melihat dirinya di cermin," tutur dia.

Seorang pejabat imigrasi mengatakan kepada Arab News pada Kamis bahwa ada batasan hukum pada informasi tentang pengungsi yang dapat dibagikan.

"Kami tidak dapat memberikan informasi tentang masalah ini, mengikuti prosedur standar tentang pemrosesan pengungsi dan (orang dengan) status tanpa kewarganegaraan, sebagaimana ditetapkan oleh Departemen Kehakiman," papar pejabat itu.

Koordinator residen PBB dan koordinator kemanusiaan di Filipina Gustavo Gonzalez berterima kasih kepada pemerintah negara itu karena “menyambut warga negara Afghanistan yang mencari perlindungan.”

Dalam pesan yang diposting di Twitter, dia menggambarkannya sebaga, “Demonstrasi lain dari solidaritas lama rakyat Filipina.”

Bulan lalu, Badan Pengungsi PBB memuji Filipina atas “tindakan cepat dan inisiatifnya menyambut warga negara Afghanistan yang dipindahkan secara paksa.”

Filipina dan Kamboja adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang telah menandatangani Konvensi Pengungsi 1951.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Menlu Ungkap Alasan...
Menlu Ungkap Alasan Prabowo Bawa Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka
Rekomendasi
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved