AS Kembangkan Pesawat Kiamat yang Tahan dalam Perang Nuklir Senilai Rp211 Triliun

Sabtu, 27 April 2024 - 15:35 WIB
loading...
AS Kembangkan Pesawat...
Pesawat kiamat AS terus dikembangkan untuk mengantisipasi perang nuklir. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Angkatan Udara AS mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah memberikan kontrak senilai USD13 miliar atau setara Rp211 triliun kepada Sierra Nevada Corp untuk mengembangkan penerus E-4B, yang dikenal sebagai pesawat Doomsday atau kiamat karena kemampuannya untuk bertahan dalam perang nuklir.

"Proyek Survivable Airborne Operations Center (SAOC) dimaksudkan untuk menggantikan pesawat tua era tahun 1970-an, yang mendekati akhir masa pakainya,: kata juru bicara Angkatan Udara dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters.

Pengerjaan SAOC akan dilakukan di Colorado, Nevada dan Ohio dan diharapkan selesai pada tahun 2036.

Baca Juga: Pesawat Kiamat AS Pengirim Perintah Serangan Nuklir Akhir Dunia Muncul di Eropa

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, sistem senjata akan terdiri dari jet turunan komersial yang diperkuat dan dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Rusia di Ambang Perang...
AS-Rusia di Ambang Perang Dunia III, Amerika Terbangkan Pesawat Kiamat
Pesawat Komando Nuklir...
Pesawat Komando Nuklir AS Berkeliaran di Greenland, Ada Misi Apa?
Pesawat Kiamat Trump...
Pesawat Kiamat Trump Terbang Tak Biasa saat AS Isyaratkan Akan Ikut Campur Perang Iran-Israel
Mengapa AS dan Rusia...
Mengapa AS dan Rusia Terus Mengembangkan Pesawat Kiamat?
4 Keunggulan Pesawat...
4 Keunggulan Pesawat Kiamat Rusia, Bisa Jadi Pusat Komando
10 Fakta Menarik Pesawat...
10 Fakta Menarik Pesawat Kiamat AS sebagai Persiapan Menuju Perang Nuklir
Peramal India Sebut...
Peramal India Sebut Kiamat Terjadi Hari Ini, Netizen: Jadi Nggak Nih?
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved