Konsolidasi Hadapi China, Militer Filipina dan AS Gelar Latihan Perang Tahunan

Senin, 22 April 2024 - 14:30 WIB
loading...
Konsolidasi Hadapi China,...
AS dan China gelar latihan perang tahunan. Foto/Reuters
A A A
MANILA - Hampir 17.000 tentara Filipina dan Amerika memulai latihan tempur gabungan selama tiga minggu di Filipina pada Senin (22/4/2024) yang mencakup latihan maritim di Laut China Selatan di mana Manila dan Beijing berselisih mengenai klaim teritorial.

Prancis dan Australia, yang telah meningkatkan hubungan pertahanan dengan Manila dalam menghadapi perilaku agresif China di Laut Cina Selatan, akan bergabung dalam latihan maritim yang akan dilakukan untuk pertama kalinya di luar wilayah perairan Filipina.

Latihan tahunan Balikatan atau latihan bahu-membahu, yang akan berlangsung dari 22 April hingga 10 Mei, dilakukan di tengah meningkatnya pertikaian diplomatik dan pertemuan maritim antara Filipina dan China, termasuk penggunaan meriam air dan pertukaran verbal yang memanas.

Para pejabat mengatakan latihan tersebut tidak ditujukan pada agresor eksternal mana pun, namun akan meningkatkan interoperabilitas antar militer mereka.

“Latihan di lokasi tersebut dilakukan berdasarkan tatanan internasional dan hukum internasional dan sesuai dengan hak kedaulatan dan tanggung jawab Anda. Kami melakukan latihan yang normal,” kata Letnan Jenderal AS William Jurney, direktur latihan Balikatan, dalam sebuah pengarahan, dilansir Reuters.

Meningkatnya tekanan Beijing di Laut China Selatan telah membuat khawatir Manila, negara-negara pengklaim wilayah laut yang disengketakan, dan negara-negara lain yang beroperasi di sana, termasuk Amerika Serikat yang telah menegaskan kembali komitmennya untuk membela Filipina dari agresi bersenjata di Laut Cina Selatan.

China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, yang merupakan jalur perdagangan kapal tahunan senilai lebih dari USD3 triliun. Beijing mengkritik latihan gabungan tersebut, dengan mengatakan bahwa latihan tersebut memperburuk ketegangan dan merusak stabilitas regional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Berita Terkini
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved