Polisi Ini Serbu Wanita Telanjang Bulat di Kamarnya, Berdalih Cari Tersangka

Jum'at, 10 September 2021 - 09:24 WIB
loading...
Polisi Ini Serbu Wanita...
Seorang petugas polisi di Nigeria menyerbu seorang wanita telanjang di kamarnya dengan dalih mencari tersangka perkelahian. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
PORT HARCOURT - Seorang petugas polisi sebuah kota di Nigeria memicu kemarahan publik. Musababnya, dia tiba-tiba menyerbu kamar yang di dalamnya ada seorang wanita sedang telanjang bulat.

Petugas polisi itu berdalih sedang mencari seorang tersangka kasus perkelahian.

Baca juga: China Disarankan Balas Kirim Kapal Perang ke Perairan Teritorial AS

Ketika wanita itu—yang malu karena dilihat telanjang—meminta petugas polisi keluar dari kamarnya, sang petugas malah mengancam akan menembak kepalanya.

Sebuah kelompok advokasi hak asasi manusia, Center for Basic Rights Protection and Accountability Campaign (CBRPAC), telah mengajukan petisi kepada Komisaris Polisi Negara Bagian Rivers, Nigeria, CP Friday Eboka, atas dugaan intrusi privasi seorang wanita telanjang oleh seorang polisi.

Petugas polisi yang mengganggu privasi wanita tersebut diidentifikasi sebagai Benjamin. Dia ditempatkan di markas Polisi Divisi Mile 1 Diobu, Port Harcourt.

Kelompok hak asasi manusia dalam petisi tertanggal 6 September, dan ditandatangani oleh Koordinator Nasional, Prince Wiro, mendesak Eboka untuk memerintahkan penyelidikan atas dugaan invasi kamar Ebube—nama belakang dirahasiakan—oleh Benjamin di Ogwa Street, Mile 1 Diobu, Port Harcourt.

Wiro juga mengimbau kepada Eboka untuk mengusut tuntas ancaman penembakan terhadap wanita yang telanjang bulat saat petugas polisi itu menyerbu privasinya.

Menurut dia, perlu dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Ebube, 20, mengatakan kepada wartawan kemarin bahwa sekitar pukul 14.00 siang pada hari Minggu, 5 September, dia sedang telanjang bulat dan hendak berdandan di kamarnya ketika seorang pria mufti—yang kemudian berubah menjadi petugas polisi bernama Benjamin—menyerbu kamarnya saat dia masih telanjang.

Ebube menjelaskan bahwa ketika dia dan wanita lain di kamar itu meminta Benjamin untuk meninggalkan kamar, petugas polisi itu mengancam akan menembak mereka berdua jika mereka mengucapkan lebih banyak kata.

Baca juga: Taliban: Wanita Tak Bisa Jadi Menteri, Mereka Harus Melahirkan

Alih-alih segera pergi, Benjamin terus melihat ketelanjangan Ebube dengan kedok mencari kakak laki-laki Ebube, yang dianggap sebagai tersangka dalam kasus perkelahian.

Wanita lain yang ada di kamar tersebut, Blessing Chukwu, menjelaskan bahwa petugas polisi yang menyerbu kamar dengan kedok mencari kakak Ebube melihat Ebube dalam keadaan telanjang. Blessing juga diancam ditembak ketika meminta petugas polisi itu keluar dari kamar untuk membiarkan saudaranya berdandan.

Namun, kakak lelaki Ebube, Chima Joe, dalam petisi yang sama kepada Komisaris Polisi, menuduh Benjamin menahannya secara ilegal dan memeras N20.000 darinya meskipun faktanya dia tidak melakukan pelanggaran apa pun.

Joe menyatakan bahwa dia tidak terlibat dalam perkelahian antara dua wanita di kompleksnya dan bertanya-tanya dasar penangkapannya, penahanan ilegal dan pemerasan darinya oleh Benjamin.

Pada saat konferensi pers, yang dilansir The Sun, Jumat (10/9/2021), terungkap bahwa Eboka telah melaporkan kasus tersebut ke desk hak asasi manusia di markas polisi, Moscow Road, Port Harcourt, untuk penyelidikan menyeluruh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Eks Polisi Ini Dibebaskan...
Eks Polisi Ini Dibebaskan usai 30 Tahun Dipenjara atas Suap Rp3.700, tapi Esok Harinya Meninggal
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved