Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:34 WIB
loading...
Demo Anti-Pemerintah...
Demo anti-pemerintah digelar selama 50 hari, Bolivia deklarasikan status darurar. Foto/X/@SilentFrameM
A A A
LA PAZ - Presiden Bolivia Rodrigo Paz mendeklarasikan keadaan darurat pada hari Sabtu, setelah berminggu-minggu protes anti-pemerintah atas kenaikan biaya hidup dan tekanan ekonomi yang kemudian berkembang menjadi krisis politik yang semakin memburuk.

Protes, yang didukung oleh serikat pekerja, petani, dan pendukung mantan Presiden Evo Morales, menuntut Paz mengundurkan diri. Blokade jalan telah menyebabkan kekurangan makanan, bahan bakar, dan perlengkapan medis di beberapa bagian negara dan melumpuhkan perekonomian selama 50 hari terakhir.

“Saya telah mengatur penerapan Keadaan Darurat untuk membebaskan jalan-jalan di negara ini,” kata Paz dalam pidatonya kepada bangsa, dilansir CNN. Dia mengatakan rakyat Bolivia tidak dapat terus menjadi sandera blokade yang menghalangi mereka untuk bekerja, belajar, mendapatkan perawatan medis, memenuhi kebutuhan mereka, dan membawa penghidupan ke rumah mereka.”



Presiden mengatakan langkah ini membuka jalan bagi militer dan polisi untuk memulihkan ketertiban.

Paz mengatakan keadaan darurat bertujuan untuk "memulihkan" keadaan normal di Bolivia, di mana ia mengatakan "kelompok-kelompok terorganisir terus menggunakan kekerasan untuk melumpuhkan negara."

Bulan lalu, Paz menandatangani undang-undang yang mengizinkan pasukan militer untuk campur tangan dalam konflik internal, meskipun sebelumnya ia mengatakan bahwa menyatakan keadaan darurat akan menjadi pilihan terakhir jika dialog gagal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Rakyat Kuba Sudah Marah...
Rakyat Kuba Sudah Marah karena Krisis Energi! Kantor Partai Komunis Dijarah
4 Fakta Kerusuhan di...
4 Fakta Kerusuhan di Minneapolis, Salah Satunya Rakyat AS Sudah Marah Besar
Taktik AS dan Israel...
Taktik AS dan Israel Picu Demo di Iran Diklaim Tak Akan Sukses Gulingkan Khamenei
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Infografis
Berhenti selama 50 Tahun,...
Berhenti selama 50 Tahun, AS Bakal Lanjutkan Misi ke Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved