Mengenal Lebih Dekat Para Pejabat Imarah Islam Afghanistan

Rabu, 08 September 2021 - 08:22 WIB
loading...
A A A
Jaringan Haqqani juga disalahkan atas serangan terhadap kedutaan AS dan pangkalan NATO di Kabul pada 12 September 2011. Delapan orang yakni empat polisi dan empat warga sipil tewas dalam serangan itu.

Penunjukan lain untuk pemerintahan baru meliputi Mullah Yaqoob sebagai penjabat menteri pertahanan. Dia adalah putra pendiri Taliban dan mendiang pemimpin tertinggi Mullah Omar.

Dia pertama kali menjadi terkenal pada 2015 ketika, dalam pesan audio yang dirilis setelah kematian ayahnya, dia menyerukan persatuan Taliban.

Salah satu pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar akan menjadi salah satu wakil Perdana Menteri. Baradar sebelumnya adalah kepala kantor politik Taliban, dan mengawasi penandatanganan perjanjian penarikan AS tahun lalu.

Amir Khan Muttaqi adalah penjabat menteri luar negeri, pemimpin senior yang mengambil bagian dalam negosiasi dengan AS tentang penarikan mereka.

Ditanya mengapa tidak ada wanita yang diberi jabatan, seorang tokoh senior Taliban mengatakan kepada BBC bahwa kabinet belum selesai.

Pengumuman pemerintah datang pada hari pejuang Taliban melepaskan tembakan ke arah protes ratusan orang, sebagian besar para wanita, di Kabul.

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang berlari ke tempat yang aman, sementara tembakan senjata berat, tembakan peringatan oleh Taliban, terdengar di latar belakang.

Taliban sekarang mengklaim kendali penuh atas Afghanistan, dengan mengatakan mereka mengalahkan pejuang perlawanan di lembah Panjshir, utara Kabul.

Front Perlawanan Nasional Afghanistan (NRF) mengatakan, “Pengumuman kabinet sementara Taliban ilegal dan tanda yang jelas dari permusuhan kelompok itu dengan rakyat Afghanistan."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Pakistan Serang 22 Lokasi...
Pakistan Serang 22 Lokasi di Seluruh Afghanistan, 12 Tentara Islamabad Tewas
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Berita Terkini
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Infografis
Mengenal Jenis Waktu...
Mengenal Jenis Waktu Tidur yang Dilarang Dalam Ajaran Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved