Taliban Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan

Rabu, 08 September 2021 - 00:22 WIB
loading...
Taliban Umumkan Pemerintahan...
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. Foto/Anews
A A A
KABUL - Taliban menunjuk Mullah Hasan Akhund, rekan pendiri gerakan itu Mullah Omar, sebagai kepala pemerintahan baru Afghanistan dan Sirajuddin Haqqani, yang organisasinya masuk dalam daftar terorisme Amerika Serikat (AS), sebagai Menteri Dalam Negeri.

Haqqani adalah putra pendiri jaringan Haqqani, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS. Dia adalah salah satu orang yang paling dicari FBI karena keterlibatannya dalam serangan bunuh diri dan hubungannya dengan al-Qaeda.

Mullah Abdul Ghani Baradar, kepala kantor politik gerakan itu, ditunjuk sebagai wakil Akhund, juru bicara utama Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan pada konferensi pers di Kabul seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/9/2021).

Penunjukan Baradar sebagai deputi Akhund, bukan sebagai pejabat tinggi, mengejutkan beberapa pihak karena dia bertanggung jawab untuk merundingkan penarikan pasukan AS dan menampilkan wajah Taliban kepada dunia.

Baca juga: Pendiri Taliban Mullah Baradar Disebut Akan Memimpin Pemerintahan Baru Afghanistan

Baradar, juga pernah menjadi teman dekat Mullah Omar, adalah seorang komandan senior Taliban yang bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan AS. Dia ditangkap dan dipenjarakan di Pakistan pada 2010 dan menjadi kepala kantor politik Taliban di Doha, Qatar setelah dibebaskan pada 2018.

Baca juga: Sosok Baradar Calon Pemimpin Afghanistan: Bos Taliban yang Ditakuti, Dijuluki 'Baradar si Jagal'

Sementara itu Mullah Mohammad Yaqoob, putra Mullah Omar, diangkat sebagai Menteri Pertahanan.

"Semua penunjukan itu dalam kapasitas sementara," kata Mujahid.

Tidak jelas peran apa yang akan dimainkan oleh Mullah Haibatullah Akhundzada, pemimpin tertinggi Taliban, dalam pemerintahan. Dia tidak terlihat atau terdengar di depan umum sejak runtuhnya pemerintah yang didukung Barat dan perebutan Kabul oleh gerakan militan Islam bulan lalu, ketika pasukan koalisi pimpinan AS menyelesaikan penarikan mereka setelah perang 20 tahun.

Baca juga: Pemerintahan Taliban Tiru Iran, Hibatullah Akhundzada Pemimpin Tertinggi

Kepala pemerintahan baru Mullah Hasan Akhund dikenal dengan pemimpin tertinggi Akhunzada selama 20 tahun. Ia juga sudah lama menjadi kepala badan pembuat keputusan Taliban, Rehbari Shura, atau dewan kepemimpinan. Dia adalah Menteri Luar Negeri dan kemudian Wakil Perdana Menteri ketika Taliban terakhir berkuasa dari 1996-2001.

Mujahid,mengumumkan hal itudengan latar belakang runtuhnya layanan publik dan krisis ekonomi, mengatakan kabinetsementaratelah dibentuk untukmerespons kebutuhan utama rakyat Afghanistan.

Dia mengatakan beberapa kementerian masih harus diisi sambil menunggu penunjukkan orang-orang yang memenuhi syarat.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan di Air Force One, ketika Presiden Joe Biden terbang ke New York, bahwa tidak akan ada pengakuan pemerintah Taliban dalam waktu cepat.

Taliban telah berulang kali berusaha meyakinkan warga Afghanistan dan negara-negara asing bahwa mereka tidak akan kembali ke masa pemerintahan terakhir mereka dua dekade lalu, yang ditandai dengan hukuman kekerasan dan pelarangan perempuan dan anak perempuan dari kehidupan publik.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved