Bayi Kembar Siam di Kepala Sukses Operasi Pemisahan Langka di Israel

Selasa, 07 September 2021 - 05:01 WIB
loading...
Bayi Kembar Siam di...
Bayi kembar dampit di bagian belakang kepala sukses menjalani operasi pemisahan di Israel. Foto/bbc
A A A
TEL AVIV - Gadis kembar berusia satu tahun yang lahir dengan bagian belakang kepala mereka menempel, untuk pertama kalinya dapat saling menatap setelah menjalani operasi pemisahan langka di Israel .

Operasi selama 12 jam di Soroka Medical Center, kota Beersheba pekan lalu membutuhkan persiapan berbulan-bulan. Operasi itu termasuk cangkok kulit kepala untuk keduanya.

Bayi Kembar Siam di Kepala Sukses Operasi Pemisahan Langka di Israel


Puluhan ahli dari Israel dan luar negeri terlibat dalam operasi langka tersebut.

Baca juga: Bocah 3 Tahun Diselamatkan setelah 4 Hari Tersesat di Semak-semak Australia

Dua bayi perempuan yang belum disebutkan namanya itu pulih dengan baik.

Baca juga: Rusia Siap Dukung Pemerintah Baru Afghanistan jika Inklusif

"Mereka bernapas dan makan sendiri," ungkap Eldad Silberstein, kepala departemen bedah plastik Soroka, kepada berita Channel 12 Israel.

Baca juga: Utusan PBB Sambangi Afghanistan, Temui Pemimpin Taliban

Ini pertama kalinya operasi semacam itu dilakukan di Israel. Saat ini baru ada 20 kali operasi serupa di seluruh dunia.

Beberapa bulan sebelum operasi, kantong silikon tiup dimasukkan ke kepala mereka dan secara berkala diperluas untuk meregangkan kulit.

Kulit baru kemudian digunakan untuk menyegel kepala mereka setelah tengkorak direkonstruksi.

“Persiapan juga termasuk pembuatan model realitas virtual 3D dari si kembar,” papar Mickey Gideon, kepala ahli bedah saraf Soroka.

“Kami senang, semuanya berjalan seperti yang kami harapkan,” ujar dia.

Bayi kembar yang lahir pada Agustus 2020 ini diharapkan menjalani kehidupan yang benar-benar normal setelah operasi tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved