Bandara Kabul Ditutup, Warga Afghanistan Serbu Daerah Perbatasan
Rabu, 01 September 2021 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Para pemimpin Taliban juga telah meminta warga Afghanistan untuk kembali ke rumah dan membantu membangun kembali negaranya, sambil berjanji untuk melindungi hak asasi manusia, dalam upaya nyata untuk menghadirkan wajah yang lebih moderat daripada pemerintah pertama mereka, yang memberlakukan hukum Islam yang keras.
Taliban membuat janji serupa setelah merebut kekuasaan pada tahun 1996, hanya untuk menggantung mantan presiden di depan umum, melarang perempuan dari pendidikan dan pekerjaan, menegakkan aturan berpakaian yang ketat dan mengadopsi pendekatan hukuman kepada orang-orang Kabul.
Baca juga: Evakuasi Berakhir, Ratusan Warga AS 'Tertinggal' di Afghanistan
Seorang perempuan mengatakan dia melihat pejuang Taliban memukuli wanita dengan tongkat di luar sebuah bank di Ibu Kota Afghanistan pada hari Selasa.
"Ini pertama kalinya saya melihat sesuatu seperti itu dan itu benar-benar membuat saya takut," kata perempuan berusia 22 tahun itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
Taliban membuat janji serupa setelah merebut kekuasaan pada tahun 1996, hanya untuk menggantung mantan presiden di depan umum, melarang perempuan dari pendidikan dan pekerjaan, menegakkan aturan berpakaian yang ketat dan mengadopsi pendekatan hukuman kepada orang-orang Kabul.
Baca juga: Evakuasi Berakhir, Ratusan Warga AS 'Tertinggal' di Afghanistan
Seorang perempuan mengatakan dia melihat pejuang Taliban memukuli wanita dengan tongkat di luar sebuah bank di Ibu Kota Afghanistan pada hari Selasa.
"Ini pertama kalinya saya melihat sesuatu seperti itu dan itu benar-benar membuat saya takut," kata perempuan berusia 22 tahun itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
(ian)
Lihat Juga :