Ingin Kontrol LCS Sepenuhnya, China Sahkan Undang-undang Maritim Baru

Selasa, 31 Agustus 2021 - 20:44 WIB
loading...
A A A
"Jika kapal itu militer dan masuk tanpa izin di perairan teritorial China tanpa pemberitahuan sebelumnya, itu akan dianggap sebagai provokasi serius, dan militer China akan mengambil alih untuk menghalau atau mengambil tindakan yang lebih kuat untuk menghukum para penyerbu," ia menambahkan.

Dalam laporan South China Morning Post pada hari Senin, Song berkomentar tentang tujuan amandemen tersebut: "Peraturan baru ini berlaku untuk perairan teritorial China — termasuk Laut China Timur, Laut China Selatan, serta pulau-pulau dan terumbu karang China — untuk mengatur pengelolaan China di perairan teritorial itu."

"Kapal asing harus melaporkan dan mematuhi hukum dan peraturan kami, untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional," katanya seperti dikutip.

Selama kunjungan ke Asia Tenggara minggu lalu, Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan kepada para pejabat di Hanoi pada hari Rabu: "Kita perlu menemukan cara untuk menekan dan meningkatkan tekanan, terus terang, pada Beijing untuk mematuhi Konvensi PBB tentang Hukum Laut, dan untuk menantang intimidasi dan klaim maritim yang berlebihan."

Saat berbicara di Singapura sehari sebelumnya, dia menuduh China melakukan pemaksaan dan intimidasi terhadap negara-negara pesisir Laut China Selatan lainnya.

Baca juga: Harris Sebut China Lakukan Intimidasi di Laut China Selatan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Bak Film Twilight Saga,...
Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye
Rekomendasi
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Berita Terkini
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved