Ingin Kontrol LCS Sepenuhnya, China Sahkan Undang-undang Maritim Baru

Selasa, 31 Agustus 2021 - 20:44 WIB
loading...
Ingin Kontrol LCS Sepenuhnya,...
China sahkan undang-undang maritim baru untuk perkuat klaim di Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - China akan mulai mewajibkan kapal asing untuk melaporkan tanda panggilan dan kargo mereka sebelum berlayar ke "laut teritorialnya", istilah yang berlaku untuk semua pulau yang diklaimnya di Laut China Selatan (LCS) dan sekitarnya.

Peraturan baru di bawah Undang-Undang Keselamatan Lalu Lintas Maritim China akan mulai berlaku pada 1 September, menurut pemberitahuan yang diterbitkan Jumat lalu oleh Administrasi Keselamatan Maritim China.

Para pengamat mengatakan langkah itu dapat dilihat sebagai upaya lebih lanjut oleh Beijing untuk mengendalikan lalu lintas sipil dan militer di sekitar wilayah yang diklaimnya, yang mencakup ratusan fitur Laut China Selatan, tetapi juga meluas ke Taiwan, pulau-pulau terpencilnya, dan rantai pulau Senkaku yang dikuasai Jepang di Laut China Timur .

"Aturan pelaporan berlaku untuk kapal selam, kapal nuklir, kapal yang membawa bahan radioaktif serta kapal yang mengangkut zat beracun dan berbahaya termasuk minyak, bahan kimia dan gas cair," kata Otoritas Maritim China seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (31/8/2021).

Sebuah pasal tambahan yang lebih ambigu berlaku untuk kapal-kapal lain yang dapat membahayakan keselamatan lalu lintas maritim, sebuah garis yang dapat diperpanjang untuk mencakup semua kapal asing yang tidak diinginkan, terutama yang bersifat militer.

Baca juga: AS dan Indonesia Inginkan Kebebasan Navigasi di Laut China Selatan

Mulai hari Rabu, kapal asing akan diminta untuk menyerahkan nama mereka, tanda panggil, posisi saat ini, tujuan dan kargo, di antara item informasi lainnya.

"Jika kapal gagal melaporkan sebagaimana diperlukan, administrasi maritim akan menanganinya sesuai dengan undang-undang, peraturan, aturan, dan ketentuan yang relevan," bunyi peraturan baru tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved