Pentagon: Bom Bandara Kabul Dilakukan Satu Bomber Bunuh Diri, Bukan Dua

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 00:05 WIB
loading...
Pentagon: Bom Bandara...
Pejabat Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Darat William Taylor, mengonfirmasi bahwa ledakan bom di bandara Kabul, Afghanistan, dilakukan satu pembom bunuh diri. Foto/ANI
A A A
WASHINGTON - Pentagon pada hari Jumat mengonfirmasi bahwa ledakan bom mematikan di gerbang bandara Kabul , Afghanistan, pada Kamis dilakukan oleh satu pembom (bomber) bunuh diri, bukan dua.

"Saya dapat mengonfirmasi kepada Anda bahwa kami tidak percaya bahwa ada ledakan kedua di atau di dekat Baron Hotel, bahwa itu adalah seorang pembom bunuh diri," kata pejabat Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Darat William Taylor seperti dilansir Reuters.

Baca juga: Bom Bandara Kabul Tewaskan 12 Tentara AS, Jenderal McKenzie Bersumpah Membalasnya

Awalnya dilaporkan bahwa ada dua ledakan bom di area sekitar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, yakni di Abbey Gate—gerbang utama bandara—, dan di Baron Hotel.

Menurut laporan Al Jazeera, jumlah korban tewas dalam serangan bom bunuh diri itu sudah mencapai 110 orang, termasuk 13 tentara AS. Sedangkan kantor berita AP melaporkan jumlah korban tewas mencapai 169 orang.

Serangan bom bunuh diri itu diklaim dilakukan kelompok ISIS Khorasan atau ISIS-K, cabang kelompok ISIS di Afghanistan-Pakistan yang memusuhi Barat dan Taliban.

Kebingungan atas peristiwa di bandara Kabul berasal dari laporan media yang saling bertentangan, diperparah ketika juru bicara Pentagon John Kirby men-tweet pada hari Kamis bahwa dia mengonfirmasi setidaknya ada satu ledakan lain di atau dekat Baron Hotel, yang berjarak sekitar 200 meter dari Abbey Gate.

"Kami tidak yakin bagaimana laporan itu diberikan secara tidak benar," kata Jenderal Taylor.

Baca juga: Donald Trump: AS Terlihat seperti Orang Bodoh di Seluruh Dunia!

Taylor mengatakan sejumlah pasukan AS yang terluka telah diterbangkan ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman untuk perawatan.

Menggemakan kata-kata Presiden Joe Biden pada hari Kamis, Taylor mengeklaim serangan yang dipimpin ISIS itu tidak akan menghalangi misi evakuasi AS saat ini. Masih ada lebih dari 5.000 orang berada di bandara Kabul dan menunggu untuk dievakuasi. Batas waktu evakuasi tetap 31 Agustus.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Berita Terkini
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Infografis
Laporan Pentagon Terbaru,...
Laporan Pentagon Terbaru, 139 Tentara AS Tewas Bunuh Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved