Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:05 WIB
loading...
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Mohsen Rezaei, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, sebut Presiden AS Donald Trump setuju cairkan aset Iran senilai USD24 miliar atau Rp426,7 triliun. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Mohsen Rezaei, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah setuju untuk mencairkan aset Iran senilai USD24 miliar (Rp426,7 triliun) yang dibekukan Washington.

"Trump telah menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD24 miliar, tetapi dia tidak secara eksplisit menyatakan hal ini," katanya, yang dilansir Fars News Agency. Klaim tersebut disampaikan dalam sebuah upacara di kota Dezful.

Baca Juga: Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua

Rezaei mengatakan konflik baru-baru ini telah meningkatkan kedudukan Iran secara global, mengeklaim kapasitas pencegahan negaranya telah tumbuh hingga titik di mana Trump, yang dia sebut "si penjudi", sekarang takut bernegosiasi dengan Teheran.

Dia juga berpendapat bahwa kebijakan AS semakin dibentuk oleh pengaruh Israel, menegaskan bahwa Amerika secara efektif telah menjadi "koloni" dari rezim Zionis karena lobi di dalam lingkaran pengambilan keputusannya.

Pernyataan Rezaei menyusul pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bahwa usulan memorandum kesepahaman dengan AS akan secara resmi mengakhiri konflik di semua front, termasuk Lebanon, dan membuka jalan bagi negosiasi tentang pencabutan sanksi.

Sementara itu, Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa kesepakatan dengan Iran yang telah lama ditunggu-tunggu untuk mengakhiri perang di Timur Tengah akan ditandatangani pada hari Minggu (14/6/2026). Trump juga mengeklaim bahwa Selat Hormuz akan dibuka untuk semua segera setelah kesepakatan itu diteken.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved