Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:25 WIB
loading...
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak ingin terus jadi target rudal Iran, UEA bayar Rp53 triliun ke Teheran. Foto/X
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab setuju untuk membuka dana miliaran dolar untuk Iran, menurut empat sumber. Itu merupakan perubahan taktis setelah serangan Iran selama beberapa minggu terhadap negara Teluk Arab yang kaya tersebut selama perang AS-Israel dengan Republik Islam.

Kabar mengenai langkah ini, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, bertepatan dengan tahap akhir negosiasi yang lebih luas antara Teheran dan Washington untuk mengakhiri perang, pembicaraan yang menurut para diplomat dapat melibatkan pelepasan puluhan miliar dolar pendapatan minyak Iran yang dibekukan di bank-bank asing di bawah sanksi AS.

Dua sumber regional mengatakan kepada Reuters bahwa UEA telah setuju untuk melepaskan total USD10 miliar, lebih dari USD3 miliar atau Rp53 triliun di antaranya telah diserahkan.

Dua sumber lain yang mengetahui kesepakatan tersebut menyebutkan total dana yang terlibat sebesar USD20 miliar, menambahkan bahwa langkah tersebut telah disepakati sebagai imbalan atas penghentian serangan Iran terhadap UEA. Salah satu sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut juga mengatakan bahwa tahap pertama sebesar USD3 miliar telah tersedia.



Reuters tidak dapat memastikan apakah dana yang dialokasikan untuk transfer tersebut milik UEA atau berasal dari rekening Iran yang telah lama diblokir di sistem perbankan UEA, atau di tempat lain.

Namun seorang pejabat UEA, yang diminta untuk mengomentari transfer tersebut, mengatakan bahwa negara tersebut sedang berupaya untuk meredakan ketegangan dan mendorong perdamaian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Jadi Target Rudal Houthi,...
Jadi Target Rudal Houthi, Kapal Induk AS Terpaksa Melarikan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved