Dua Bom Guncang Bandara Kabul saat Evakuasi, Banyak Korban Berjatuhan

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 00:41 WIB
loading...
A A A
Para pejabat AS mengatakan Taliban telah bekerja sama dengan upaya evakuasi.



Namun pejabat AS dan sekutu mengatakan pada hari terakhir bahwa mereka memiliki informasi intelijen bahwa pembom bunuh diri yang terkait dengan kelompok ISIS di Afghanistan atau ISIS Khorasan (IS-K) mengancam akan menyerang bandara menjelang tanggal 31 Agustus, tenggat waktu bagi Washington untuk menyelesaikan evakuasi.

Kelompok IS-K diketahui berselisih dengan Taliban.

Sebelumnya pada hari Kamis, Menteri Angkatan Bersenjata Inggris James Heappey menyebut ancaman itu "sudah dekat."

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan setelah ledakan bahwa mereka "bekerja segera" untuk memahami apa yang terjadi dan bagaimana hal itu akan berdampak pada operasi evakuasi.

“Perhatian utama kami tetap pada keselamatan personel kami, warga Inggris, dan warga Afghanistan. Kami berhubungan dekat dengan AS dan sekutu NATO lainnya di tingkat operasional untuk tanggapan langsung atas insiden ini,” kata kementerian itu.

Sebagian besar negara anggota koalisi pimpinan AS mengatakan Kamis bahwa mereka telah mengakhiri atau akan segera mengakhiri penerbangan evakuasi mereka sendiri dari Bandara Internasional Hamid Karzai.

Jumlah total orang yang telah dibawa keluar dari pusat yang dikendalikan AS sejak pengangkutan udara internasional dimulai pada 14 Agustus mencapai 95.700 orang pada Kamis, termasuk warga Afghanistan dan warga negara asing.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Beri Israel Semua...
AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
Mahasiswa AS Warga Turki...
Mahasiswa AS Warga Turki Ditangkap Hanya karena Dukung Palestina
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
Krisis Telur, Tren Menyewa...
Krisis Telur, Tren Menyewa Ayam Senilai Rp8,2 Juta Jadi Solusi
5 Tuduhan AS ke Iran...
5 Tuduhan AS ke Iran yang Tidak Pernah Terbukti Kebenarannya
Profil Ivanka Trump,...
Profil Ivanka Trump, Anak Donald Trump yang Punya Gelar Sabuk Biru Jiu-Jitsu
Kuil Berusia 1.300 Tahun...
Kuil Berusia 1.300 Tahun Terdampak Kebakaran Hutan di Korea Selatan
Karnaval Maut di Nigeria:...
Karnaval Maut di Nigeria: Jumlah Anak yang Tewas Jadi 35, 8 Lainnya Luka Parah
Rekomendasi
Dexa Medica Rayakan...
Dexa Medica Rayakan 25 Tahun Kontribusi untuk Kesehatan Masyarakat Kamboja
Menaker: 40 Perusahaan...
Menaker: 40 Perusahaan Dilaporkan Menunggak Pembayaran THR Lebaran
Pererat Silaturahmi...
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Partai Perindo Maluku Bukber dan Santuni Anak Yatim di Ambon
Berita Terkini
Faksi-faksi Palestina...
Faksi-faksi Palestina Peringatkan Jangan Pakai Genosida Gaza untuk Melawan Perlawanan
1 jam yang lalu
Kemlu Sangkal Kabar...
Kemlu Sangkal Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia
4 jam yang lalu
Bela Gaza, Iran dan...
Bela Gaza, Iran dan Poros Perlawanan Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal
5 jam yang lalu
Langka! Eks Pilot Jet...
Langka! Eks Pilot Jet Tempur Israel Serukan Diakhirinya Genosida di Gaza, Tuntut Para Pelaku Diadili
6 jam yang lalu
Houthi Desak Tindakan...
Houthi Desak Tindakan Negara-negara Arab Cegah Pengusiran Warga Palestina
7 jam yang lalu
Ukraina Desak Pengerahan...
Ukraina Desak Pengerahan Pasukan Tempur Uni Eropa
8 jam yang lalu
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved