Pakistan Desak Dunia Internasional Tetap Berinteraksi dengan Taliban

Rabu, 25 Agustus 2021 - 16:57 WIB
loading...
Pakistan Desak Dunia...
Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi mendesak dunia internasional untuk tetap berinteraksi dengan Taliban. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Pakistan mendesak dunia internasional untuk tetap berinteraksi dengan Taliban . Desakan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi.

Qureshi, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (25/8/2021), mengatakan bahwa negaranya ingin masyarakat internasional untuk tidak memutus komunikasi dan tetap melakukan pendekatan dengan Taliban.

Dia menuturkan bahwa negara-negara yang pernah berhubungan dengan Taliban atau dikunjungi oleh delegasi pemimpin Taliban harus terus melanjutkan pendekatan itu. Baca juga: Kepala Dewan HAM PBB Kantongi Bukti Taliban Eksekusi Warga Sipil

“Taliban memiliki tanggung jawab besar untuk bekerja demi perdamaian di Afghanistan dan memastikan bahwa tanahnya tidak digunakan untuk melawan siapa pun,” kata Qureshi dalam sebuah pernyataan.

Dia menegaskan kembali bahwa negaranya mendukung Afghanistan yang damai dan akan membantu untuk bekerja ke arah itu. Dia berharap bahwa negara-negara regional lainnya juga akan melakukan hal yang sama.

Dirinya juga mengatakan bahwa dia akan mengunjungi negara-negara di kawasan termasuk Iran, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan untuk membahas perdamaian dan stabilitas abadi di Afghanistan.

Sama halnya dengan Pakistan, Iran, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan adalah negara tetangga Afghanistan dan berbagi perbatasan dengan negara tersebut. Baca juga: MPR Ingatkan Indonesia Tak Perlu Buru-Buru Mendukung Taliban atau Menolaknya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved