Sebut Evakuasi Kabul Tersulit dalam Sejarah, Biden Bersumpah Pulangkan Seluruh Warga AS

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 04:46 WIB
loading...
Sebut Evakuasi Kabul...
Presiden AS Joe Biden bersumpah akan memulangkan seluruh warga Amerika dari Afghanistan. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya menjawab pertanyaan pers tentang proses evakuasi yang sedang berlangsung di Kabul, Afghanistan. Biden mengatakan bahwa AS telah membuat kemajuan signifikan dalam mengevakuasi warga Amerika dari Kabul.

"Ini adalah salah satu pengakutan udara terbesar dan tersulit dalam sejarah," katanya dalam konferensi pers di Gedung Putih

"AS adalah satu-satunya negara di dunia yang mampu memproyeksikan kekuatan sebesar ini pada jarak seperti itu," imbuhnya mengacu pada hampir 6.000 tentara saat ini menjaga Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul.

Biden mengatakan hampir 13.000 orang telah dievakuasi sejauh ini, termasuk 5.700 pada hari Kamis.

Baca juga: 80.000 Warga AS dan Afghanistan Masih Menunggu Evakuasi dari Kabul

"Tetapi penerbangan harus dihentikan selama berjam-jam pada hari Jumat sampai lebih banyak pengungsi dapat diproses," kata Biden yang didampingi oleh Wakil Presiden Kamala Harris dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken.

Selain warga Amerika, AS ingin mengevakuasi tidak hanya penerjemah Afghanistan (penerima visa SIV), tetapi juga pemimpin perempuan dan pekerja LSM yang mungkin diancam oleh pemerintah Taliban.

"Biar saya perjelas: setiap orang Amerika yang ingin pulang, Kami akan membawa Anda pulang," tegasnya seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (21/8/2021).

Biden berulang kali mengulangi bahwa militer AS berada dalam kontak konstan dengan Taliban, dan bersikeras bahwa mereka membiarkan orang-orang dengan paspor AS melalui pos pemeriksaan mereka, meskipun beberapa wartawan tidak setuju. Dia juga menggambarkan misi evakuasi sebagai "berbahaya" dan berisiko bagi pasukan AS, mencatat bahwa dia tidak bisa berjanji tidak akan ada korban.

Baca juga: Publik Marah, Warga AS Diminta Bayar Rp29 Juta untuk Dievakuasi dari Afghanistan

"Setiap serangan atau gangguan oleh Taliban akan ditanggapi dengan tanggapan yang cepat dan kuat,” tegasnya, tetapi menambahkan bahwa pasukan AS juga sedang mencari teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) di daerah itu, yang dia gambarkan sebagai musuh bebuyutan Taliban.

Menyinggung gambar-gambar menyayat hati dari orang-orang panik yang bertindak karena putus asa, Biden mengatakan dia tidak berpikir ada orang yang bisa bereaksi terhadap hal itu tanpa merasa sakit.

Reaksi yang ditujukan oleh Biden ini berbeda dengan yang ditunjukkannyan saat diwawancara oleh ABC News di mana saat itu ia mengatakan bahwa gambar-gambar itu berasal dari insiden yang sudah terjadi pada beberapa hari lalu.

Baca juga: Bintang Sepak Bola Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat AS saat Bandara Kabul Kacau
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Berita Terkini
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved