Pasukan Anti-Taliban Dilaporkan Rebut Kembali Tiga Daerah

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 23:38 WIB
loading...
Pasukan Anti-Taliban...
Kelompok bersenjata Afghanistan yang mendukung pasukan keamanan melawan Taliban berdiri dengan senjata dan kendaraan Humvee mereka di daerah Parakh di Bazarak, provinsi Panjshir pada 19 Agustus 2021. Foto/Newsweek
A A A
KABUL - Pejuang mujahidin Afghanistan diilaporkan telah merebut kembali tiga daerah di provinsi Baghlan negara itu dari Taliban , ketika penduduk setempat melawan terhadap pengambilalihan baru-baru ini.

Pasukan anti-Taliban dilaporkan mengambil kembali kendali atas distrik Banu, Pol-e-Hesar dan De Salah di provinsi Baghlan, sementara sekitar 60 pejuang Taliban tewas atau terluka dalam pertempuran itu.

Taliban maju pesat di seluruh negeri menjelang batas waktu penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pada 31 Agustus. Adegan kacau di bandara Kabul setelah masuknya Taliban ke kota itu memicu kritik yang signifikan terhadap penanganan situasi oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Namun, pasukan lokal di lapangan tampaknya melakukan perlawanan terhadap Taliban.

Foto dan video telah beredar di media sosial pada hari Jumat (20/8/2021) bersama dengan laporan tentang bentrokan nyata antara Taliban dan perlawanan lokal.

Baca juga: Minta AS Pasok Senjata dan Amunisi, Putra Pahlawan Afghanistan Siap Perangi Taliban

Sebuah akun Twitter yang dinamai Provinsi Panjshir di negara itu - yang merupakan sarang perlawanan terhadap Taliban - membagikan laporan tentang peristiwa di provinsi tetangga Baghlan pada hari Jumat dalam bahasa Persia dan Inggris.

"Distrik Pul-e-Hesar diambil kembali dari #Taliban dan pertempuran berkecamuk di distrik Deh-e-Salah dan Banu," bunyi postingan akun tersebut.

"Sumber-sumber lokal mengatakan Taliban telah diserang dari beberapa daerah dan menderita banyak korban," kata mereka seperti dikutip dari Newsweek.

Distrik Banu dan Deh-e-Salah juga diambil kembali dari Taliban, menurut berbagai laporan, termasuk sebuah artikel tentang situasi dari saluran berita TV India Republic World.

Tajuden Soroush, koresponden senior untuk Iran International, sebuah stasiun TV Persia yang berbasis di London, Inggris, juga men-tweet tentang peristiwa di provinsi Baghlan pada hari Jumat, mengutip mantan pejabat pemerintah Afghanistan.

"Seorang mantan pejabat pemerintah Afghanistan memberi tahu saya bahwa pasukan perlawanan lokal di provinsi Baghlan telah merebut kembali distrik Banu dan Pol-e-Hesar dari Taliban. Mereka maju menuju distrik Deh Salah. Sekitar 60 pejuang Taliban tewas atau terluka," tweet Soroush.

"Distrik De Salah juga jatuh ke tangan pasukan perlawanan lokal," dia menambahkan.



Baca juga: 'Hidup Afghanistan', Kibarkan Bendera Nasional Warga Afghanistan Menentang Taliban

Namun, ada beberapa kebingungan di media sosial tentang daerah mana yang telah direbut dan apakah pertempuran masih berlangsung. Laporan yang saling bertentangan menunjukkan bahwa Banu dan Deh-e-Salah belum direbut pada saat penulisan, sementara situasi di lapangan tampak tidak stabil.

Laporan juga menyatakan bahwa distrik Andarab Baghlan adalah target yang akan datang dari para pejuang perlawanan anti-Taliban, dengan beberapa laporan mengklaim Andarab telah direbut kembali.

Namun, laporan lain membenarkan jika Pul-e-Hesar telah direbut kembali dan telah terjadi pertempuran sengit di Deh-e-Salah dan Banu.

Taliban merebut Ibu Kota dan kota terbesar di provinsi Baghlan, Pul-e-Khumri, pada 10 Agustus sebagai bagian dari pengambilalihan cepat wilayah di seluruh negeri. Baca juga: Al-Qaeda di Yaman Ucapkan Selamat pada Taliban, Sumpah Lanjutkan Aksi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Militer Ukraina Dibantu...
Militer Ukraina Dibantu NATO Berencana Rebut Kembali Crimea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved