Taliban Mengaku Terkejut Bisa Kuasai Afghanistan dengan Cepat

Senin, 16 Agustus 2021 - 16:55 WIB
loading...
Taliban Mengaku Terkejut...
Kepala Biro Politik Taliban di Qatar, Mullah Abdul Ghani Baradar mengatakan kelompoknya tidak berharap untuk bisa mencapai tujuannya di Afghanistan begitu cepat. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban mengaku terkejut bisa menguasai Afghanistan dengan cepat. Kelompok itu hanya membutuhkan kurang dari satu bulan untuk bisa merebut kembali Afghanistan. Taliban secara resmi menguasai Afghanistan setelah mereka sukses menduduki Kabul semalam.

Kepala Biro Politik Taliban di Qatar, Mullah Abdul Ghani Baradar mengatakan bahwa kelompoknya tidak berharap untuk bisa mencapai tujuannya di Afghanistan dengan begitu cepat.

"Saya harus mengatakan bahwa saya tidak menyangka bahwa kita akan mencapai kesuksesan seperti itu dengan begitu cepat dan mudah," kata Baradar.

Baradar mengatakan, menguasai Afghanistan hanyalah sebuah langkah awal. Dia mengatakan, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul Taliban, salah satunya adalah memastikan kesejahteraan rakyat Afghanistan.

"Kami tidak boleh sombong. Kami akan memiliki tanggung jawab berat yang belum pernah kami miliki sebelumnya," katanya, seperti dilansirAnadolu Agency pada Senin (16/8/2021).

“Saat ini, kami sedang melewati ujian yang sangat penting dalam hal penyediaan layanan, keselamatan dan peningkatan kondisi kehidupan masyarakat di negara kami. Kita perlu meyakinkan orang bagaimana melindungi hidup mereka dan masa depan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Mohammad Naim, juru bicara kantor politik Taliban di Qatar, mencatat bahwa tidak ada bahaya bagi kedutaan, misi diplomatik dan warga negara asing di Kabul. Dia menekankan bahwa Taliban akan menjaga keamanan di seluruh negeri.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tiru Ukraina, Taliban...
Tak Tiru Ukraina, Taliban Tidak Akan Tawarkan Mineral Langka ke AS
Senator Top AS: Ukraina...
Senator Top AS: Ukraina Bisa Lebih Buruk daripada Afghanistan
5 Negara Korup dengan...
5 Negara Korup dengan Militer Terlemah, Nomor 1 dan 4 Berpenduduk Mayoritas Muslim
Perang 2 Negara Muslim...
Perang 2 Negara Muslim Makin Panas, Tentara Pakistan dan Afghanistan Baku Tembak di Perbatasan
Trump Ingin Tentara...
Trump Ingin Tentara AS Kembali ke Afghanistan karena Rudal Nuklir China
Pernah Mempertaruhkan...
Pernah Mempertaruhkan Nyawa untuk SBS dan SAS, 2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Daftar 8 Negara Asia...
Daftar 8 Negara Asia Selatan, Lengkap Beserta Penjelasannya
Israel Perluas Operasi...
Israel Perluas Operasi Militer di Gaza, Usir Paksa Warga Palestina
PM Australia Albanese...
PM Australia Albanese Jatuh di Panggung saat Kampanye
Rekomendasi
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
Pemuda Gunung Putri...
Pemuda Gunung Putri Bogor Terseret Ombak Pantai Goa Langir Sawarna
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
43 menit yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
1 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
1 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
3 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
3 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved