Kisah Ibu Lahirkan 9 Bayi: Pecahkan Rekor Dunia, Kelelahan Ganti 100 Popok Sehari

Jum'at, 30 Juli 2021 - 04:10 WIB
loading...
Kisah Ibu Lahirkan 9...
Halima Cisse, 26, Ibu asal Mali saat dalam proses persalinan 9 bayi yang dikandungnya dua setengah bulan lalu di Maroko. Foto/The Mirror
A A A
CASABLANCA - Seorang Ibu asal Mali yang memecahkan rekor dunia setelah melahirkan sembilan bayi dengan selamat di klinik Ain Borja, Casablanca, Maroko, berbagi cerita. Dia mengaku kelelahan karena harus mengganti rata-rata 100 popok sehari untuk bayi-bayinya.

Halima Cisse, 26, melahirkan sembilan bayinya melalui operasi caesar pada 5 Mei lalu. Sembilan bayi itu harus dirawat di inkubator di unit perawatan intensif klinik setidaknya selama dua bulan sejak dilahirkan.

Baca juga: Tokoh Militer Top Australia Sebut AS Bisa Kalah Perang Lawan China

Melahirkan sembilan bayi dikenal dengan istilah nonuplets. Dengan melahirkan sebanyak itu, Cisse mengalahkan rekor sebelumnya yang dibuat oleh "Octomum" Nadya Suleman pada 2009, yang melahirkan delapan bayi dengan selamat.

Dua setengah bulan berlalu, semua bayi yang dilahirkan Cisse—yang beratnya antara 500g higga 1kg saat lahir—tetap sehat.

Memecahkan rekor dunia dengan mengandung lima bayi perempuan dan empat bayi laki-laki secara alami dan melahirkannya melalui operasi caesar telah "mengambil korban besar" pada Cisse.

Dia hanya mengetahui akan melahirkan sembilan bayi beberapa menit sebelum persalinan. Dia hampir meninggal karena kehilangan banyak darah selama persalinan.

"Saat bayi-bayi itu keluar, ada begitu banyak pertanyaan di benak saya," katanya kepadaMail Online,Kamis (29/7/2021).

"Saya sangat menyadari apa yang sedang terjadi dan sepertinya ada aliran bayi yang tak ada habisnya keluar dari saya," ujarnya.

"Kakak saya memegang tangan saya, tetapi yang bisa saya pikirkan hanyalah bagaimana saya akan menjaga mereka dan siapa yang akan membantu saya?"

Saat masih di klinik, Cisse kehabisan air susu ibu (ASI) dalam sebulan. Diajugaterlalu lelah untuk merawat anak-anaknya.

Sebaliknya, dia mengunjungi sembilan bayinya sekali sehari selama 30 menit untuk menjalin ikatan antara Ibu dengan anak-anaknya.

Bayi-bayi tersebut membutuhkan hingga enam liter susu sehari untuk membuatnya tetap makan.

Setelahsembilan bayi itu meninggalkan klinik di Maroko dalam waktu dua bulan yang diperkirakan sebelumnya, mereka kini tinggal bersama sang Ibu; Halima Cisse, sang Ayah; Kader Arby, dan saudara perempuannya yang berusia dua setengah tahun; Souba, di rumah tiga kamar tidur sederhana mereka di Timbuktu, Mali.

Sang ayah, yang berusia 35 tahun, tidak dapat melakukan perjalanan karena pembatasan COVID-19 hingga bulan ini, yang berarti dia bertemu dengan sembilan anaknya untuk pertama kalinya pada 19 Juli.

Cisse awalnya menghabiskan dua minggu di Rumah Sakit Point G di Bamako, Ibu Kota Mali, sebelum dia dipindahkan ke klinik di Maroko untuk persalinan setelah presiden transisi Mali Bah N'Daw turun tangan.

Ketika Arby mengetahui bahwa dia memiliki sembilan anak, dia mengaku menjadi seperti "mati rasa".

Dia mengatakan kepada BBC setelah kelahiran sembilan bayinya: "Tuhan memberi kami anak-anak ini. Dialah yang memutuskan apa yang akan terjadi pada mereka."

"Saya tidak khawatir tentang itu. Ketika Yang Mahakuasa melakukan sesuatu, Dia tahu mengapa."

Arby menambahkan bahwa dia dan keluarganya telah kewalahan dengan dukungan yang mereka terima.

"Semua orang menelepon saya! Semua orang menelepon! Pihak berwenang Mali menelepon untuk mengungkapkan kegembiraan mereka," katanya.

Bayi-bayi itu lahir dengan urutan sebagai berikut: Kadidia, Mohammed VI, Fatouma, Oumar, Hawa, Adama, Bah, Oumou, El Hadji.

Baca juga: Rusia Bikin Versi Baru 'Pesawat Kiamat', Penyelamat Putin dari Perang Nuklir Habis-habisan

Meskipun melahirkan jumlah anak yang memecahkan rekor dunia, pasangan itu tidak mengesampingkan memiliki lebih banyak anak lagi.

Dua set nonuplets sebelumnya telah dicatat dalam rekor dunia, meskipun tidak ada bayi yang selamat.

Satu lahir dari seorang wanita di Australia pada tahun 1971 dan satu lagi dari seorang wanita di Malaysia pada tahun 1999.

Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG) Inggris, mengatakan persalinan oleh Cisse adalah "peristiwa yang sangat langka tetapi bukan tidak mungkin".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Tentara AS Hilang...
2 Tentara AS Hilang dalam Latihan Perang di Maroko, Diduga Jatuh ke Laut
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
7 Keluarga Kerajaan...
7 Keluarga Kerajaan Terkaya di Dunia 2025: Dari Para Raja, Sultan, dan Pangeran Miliarder
Dewan Keamanan PBB Dukung...
Dewan Keamanan PBB Dukung Rencana Maroko untuk Sahara Barat
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Pecahkan Rekor Pele,...
Pecahkan Rekor Pele, Neymar Topskor Timnas Brasil Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved