Dewan Keamanan PBB Dukung Rencana Maroko untuk Sahara Barat

Sabtu, 01 November 2025 - 14:23 WIB
loading...
Dewan Keamanan PBB Dukung...
Seseorang melintasi gurun di Sahara Barat. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengadopsi resolusi yang menyatakan otonomi sejati bagi Sahara Barat di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi paling layak untuk konflik 50 tahun antara Rabat dan Front Polisario yang didukung Aljazair.

Sahara Barat, hamparan gurun pasir seluas Inggris, telah menjadi lokasi sengketa wilayah terlama di Afrika sejak Spanyol meninggalkan kekuasaan kolonial pada tahun 1975 dan Maroko mencaplok wilayah tersebut.

DK PBB, dalam teks yang disusun Amerika Serikat, pada hari Jumat menyerukan agar para pihak terlibat dalam negosiasi berdasarkan rencana otonomi yang pertama kali diajukan Maroko kepada PBB pada tahun 2007.

Maroko menganggap wilayah tersebut sebagai miliknya, sementara Front Polisario berupaya mendirikan negara merdeka yang disebut Republik Sahrawi.

“Kami mendesak semua pihak untuk memanfaatkan minggu-minggu mendatang untuk berunding dan terlibat dalam diskusi serius,” ujar Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, kepada Dewan setelah pemungutan suara pada hari Jumat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved