Chechnya Larang Warga Tidak Divaksin Masuk Masjid, Toko, dan Transportasi Umum

loading...
Chechnya Larang Warga Tidak Divaksin Masuk Masjid, Toko, dan Transportasi Umum
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. Foto/sputnik
CHECHNYA - Pemerintah Republik Chechnya Rusia melarang semua orang yang tidak divaksinasi COVID-19 memasuki masjid, toko dan menggunakan transportasi umum.

Kebijakan ketat ini diterapkan untuk mendorong tingkat vaksinasi di Chechnya. Aturan baru itu merupakan salah satu yang paling ketat di Rusia.

Kebijakan itu diumumkan Wakil Perdana Menteri Chechnya Vakhit Usmayev pekan ini. “Kalau ke masjid, wajib memiliki sertifikat vaksinasi,” tegas dia.

Baca juga: Fauci: AS Sedang Bergerak ke Arah yang Salah dalam Penanganan Covid-19



Dia menegaskan bahwa pemeriksaan juga akan dilakukan di toko-toko ritel, acara olahraga, dan fasilitas hiburan.

Baca juga: Cegah Penyebaran Varian Delta, AS Kembali Wajibkan Penggunaan Masker

Mereka yang menggunakan transportasi umum juga akan diminta untuk disuntik vaksin COVID-19 dan memakai masker.

Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat

Menteri Kesehatan Chechnya, Elkhan Suleimanov, mengumumkan 60% dari populasi orang dewasa di kawasan itu telah menerima suntikan pertama vaksin COVID-19, menjadikannya daerah pertama di seluruh Rusia yang mencapai prestasi ini.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top