Sama Seperti Indonesia, Pakistan Jadikan Vaksinasi sebagai Syarat Perjalanan Udara

Senin, 26 Juli 2021 - 20:34 WIB
loading...
Sama Seperti Indonesia,...
Pakistan mengumumkan bahwa mereka akan melarang warga dan pemegang status kependudukan yang belum melakukan vaksinasi untuk melakukan perjalanan udara domestik. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Pakistan mengumumkan bahwa mereka akan melarang warga dan pemegang status kependudukan yang belum melakukan vaksinasi untuk melakukan perjalanan udara domestik. Sama dengan Indonesia, Pakistan juga tengah menghadapi peningkatan kasus Covid-19, yang disebabkan oleh varian Delta.

Keputusan itu diambil ketika kasus Covid-19 di negara itu melampaui angka 1 juta kasus dan kebijakan itu akan mulai berlaku pada 1 Agustus. Baca juga: Vonis Mati Pasangan Non-Muslim Pakistan yang Dituduh Menghina Nabi Muhammad Dibatalkan

Menurut Pusat Komando dan Operasi Nasional (NCOC) Pakistan, badan yang bertanggung jawab atas penanggulangan pandemi, pembatasan ini hanya berlaku untuk penerbangan domestik semata.

“Pembatasan adalah untuk perjalanan udara domestik, orang-orang yang bepergian dari Pakistan ke luar negeri atau dari luar negeri ke Pakistan dibebaskan dari pembatasan," kata NCOC.

"Ini juga tidak berlaku pada penerbangan transit jika ini dalam waktu 72 jam setelah kedatangan atau keberangkatan,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (26/7/2021). Baca juga: Putri Mantan Dubes Pakistan Ditembak dan Dipenggal Gemparkan Publik

NCOC menambahkan bahwa anak-anak di bawah usia 18 tahun, serta mereka yang telah divaksinasi sebagian, atau telah melakukan vaksinasi di luar negeri, atau orang-orang dengan kondisi klinis dibebaskan dari pembatasan tersebut tersebut.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Jadikan 7 September...
Jadikan 7 September Sebagai Hari Perlindungan Pembela HAM Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved