Taliban Bantai Lebih dari 100 Warga Afghanistan di Perbatasan Pakistan

Jum'at, 23 Juli 2021 - 17:01 WIB
loading...
Taliban Bantai Lebih...
Para pendukung Taliban berpawai sambil mengibarkan bendera. Foto/twitter
A A A
KABUL - Lebih dari 100 penduduk Spin Boldak, Afghanistan , diseret keluar rumah dan dibunuh Taliban atas tuduhan jadi pendukung pemerintahan sipil Kabul.

Pernyataan itu diungkapkan juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Afghanistan kepada Sputnik.

Taliban mengklaim menguasai hampir 90% wilayah perbatasan Afghanistan, termasuk dengan Tajikistan, Uzbekistan, Turkmenistan, dan Iran.

Baca juga: Serangan Taliban Menggila, Tajikistan Siap Tampung 100.000 Pengungsi Afghanistan

Pasukan Afghanistan saat ini terlibat pertempuran sengit dengan Taliban untuk merebut kembali seluruh distrik Spin Boldak di perbatasan Pakistan.

Baca juga: Serangan Kian Hebat, Taliban Klaim Kuasai 90% Perbatasan Afghanistan

"Mereka (Taliban) membantai orang-orang di bagian distrik yang dikuasai mereka. Mereka menggerebek rumah mereka, menjarah barang-barang mereka, dan membunuh mereka," ujar Fawad Aman, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Afghanistan pada Sputnik.

Baca juga: Militer Denmark Lihat Dua Kapal Perang Iran di Laut Baltik, Diduga ke Rusia

Dia mengklaim pembunuhan warga sipil oleh gerilyawan Taliban telah melonjak sejak perayaan Idul Adha berakhir pada 21 Juli.

Pejabat Afghanistan juga menuduh bagian-bagian tertentu dari distrik yang berlokasi strategis itu masih berada di bawah kendali Taliban.

Pekan lalu, Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) melancarkan operasi keamanan untuk merebut wilayah itu dari Taliban.

Kota di Provinsi Kandahar Afghanistan direbut Taliban pada 14 Juli, menandai pertama kalinya dalam 20 tahun wilayah itu jatuh ke tangan Taliban.

Aman mengatakan, “Taliban, bagaimanapun, masih mengendalikan penyeberangan perbatasan, yang rata-rata menyaksikan lebih dari 70.000 orang menyeberang setiap hari antara Provinsi Balochistan Pakistan dan Provinsi Kandahar Afghanistan.”

"Kami akan segera membebaskan bagian distrik (Spin Boldak) ini," tutur pejabat Afghanistan itu.

Kepala juru bicara Taliban Suhail Shaheen "membantah" tuduhan bahwa kelompok itu terlibat dalam pembunuhan warga sipil.

"Mereka hanya ingin mencari pembenaran atas rencana ofensif mereka terhadap pasukan kami yang berbasis di Spin Boldak," ujar dia kepada Sputnik.

Mengutip laporan lembaga penyiaran Afghanistan TOLO News, Wakil Presiden Pertama Afghanistan Amrullah Saleh mengklaim para korban pembantaian termasuk atlet, blogger video, dan mereka yang dicurigai bersimpati dengan orang-orang Baloch yang tinggal di sebelah Pakistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved