Serangan Kian Hebat, Taliban Klaim Kuasai 90% Perbatasan Afghanistan

Jum'at, 23 Juli 2021 - 13:47 WIB
loading...
Serangan Kian Hebat,...
Humvee milik Pasukan Khusus Afghanistan hancur dalam bentrokan hebat dengan Taliban selama misi penyelamatan seorang petugas polisi yang terkepung di Kandahar, 13 Juli 2021. Foto/REUTERS/Danish Siddiqui
A A A
KABUL - Kelompok Taliban mengeklaim telah menguasai 90 persen perbatasan Afghanistan menyusul serangan mereka yang semakin hebat saat pasukan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya hengkang.

Klaim itu disampaikan juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. Namun, klaim tersebut belum bisa diverifikasi secara independen.

Baca juga: Marahnya Israel Diboikot Es Krim Ben & Jerry's, Menyebutnya Terorisme

“Perbatasan Afghanistan dengan Tajikistan, Uzbekistan, Turkmenistan, dan Iran, atau sekitar 90 persen dari perbatasan, berada di bawah kendali kami,” kata Mujahid kepada kantor berita RIA Novosti.

Para militan Taliban menyebar melintasi Afghanistan, merebut wilayah, merebut penyeberangan perbatasan dan kota-kota yang mengelilingi, di mana penarikan pasukan AS dan NATO semuanya selesai.

Kelompok militan yang bangkit lagi tersebut sekarang menguasai sekitar setengah dari sekitar 400 distrik Afghanistan.

Mujahid mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Taliban tidak akan mentoleransi kelompok teroris ISIS atau Daesh di Afghanistan.

“Kami meyakinkan Anda bahwa kami tidak akan membiarkan ISIS [Daesh] aktif di negara ini, di daerah-daerah di bawah kendali kami,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved