Penelitian: Kematian Akibat Tsunami COVID-19 India 10 Kali Lipat Jumlah Resmi

Selasa, 20 Juli 2021 - 17:12 WIB
loading...
A A A
Laporan itu juga memperkirakan bahwa hampir 2 juta orang India meninggal selama lonjakan pertama infeksi tahun lalu dan mengatakan tidak memahami skala tragedi secara real time mungkin telah menimbulkan kepuasan kolektif yang menyebabkan kengerian dari lonjakan awal tahun ini.

Baca juga: India Berhasil Turunkan Kasus COVID-19 Delapan Kali Lipat, Ini Rahasianya

Selama beberapa bulan terakhir, beberapa negara bagian India telah meningkatkan jumlah kematian COVID-19 mereka setelah menemukan ribuan kasus yang sebelumnya tidak dilaporkan, meningkatkan kekhawatiran bahwa lebih banyak kematian tidak tercatat secara resmi.

Beberapa jurnalis India juga telah menerbitkan angka yang lebih tinggi dari beberapa negara bagian menggunakan data pemerintah. Para ilmuwan mengatakan informasi baru ini membantu mereka lebih memahami bagaimana COVID-19 menyebar di India.

Murad Banaji, yang belajar matematika di Middlesex University dan telah melihat angka kematian COVID-19 India, mengatakan data baru-baru ini telah mengkonfirmasi beberapa kecurigaan tentang undercounting. Banaji mengatakan data baru juga menunjukkan virus tidak terbatas pada pusat kota, seperti yang ditunjukkan oleh laporan kontemporer, tetapi desa-desa di India juga terkena dampak buruk.

“Pertanyaan yang harus kami ajukan adalah apakah beberapa dari kematian itu dapat dihindari,” ujarnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Berita Terkini
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infografis
Akibat Naik 5 hingga...
Akibat Naik 5 hingga Kali Lipat, Ratusan Warga Tolak Bayar PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved