Govindan Gopalakrishnan, Pria Hindu yang Arsiteki Puluhan Masjid

Kamis, 15 Juli 2021 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Yang lebih luar biasa dari karya Gopalakrishnan adalah dia belum pernah mengunjungi atau melihat konstruksi arsitektur Islam di luar Kerala.

Belajar dengan coba-coba, serta melalui pengamatannya yang tajam, dia menemukan estetika baru untuk struktur yang dia rancang.

Dia mengatakan dia mengikuti model arsitektur Indo-Saracenic dan menganggap buku terobosan; "Indian Architecture: Islamic Period, and Indian Architecture: Hindu Period" karya sarjana dan sejarawan Inggris terkenal Percy Brown sebagai "Alkitab"-nya.

Seiring berkembangnya gayanya, karya Gopalakrishnan ditopang oleh upaya untuk menciptakan generasi baru tempat ibadah. Dia juga bermain dengan warna, mengganti warna tradisional masjidnya dengan palet pastel merah muda dan hijau pistachio.

Di masa-masa yang penuh tantangan ini, ketika pandemi menjungkirbalikkan kehidupan di sekitarnya, bagaimana dia mengelola pekerjaannya?

“Saya bangun pukul 06.00 pagi dan menyelesaikan membaca surat kabar dan sarapan pada pukul 08.30 pagi setelah itu saya di meja saya merancang buku saya, 'Njaan Kanda Quran', yang secara harfiah berarti: 'Apa yang telah saya lihat dan pahami dari Al-Qur'an'," paparnya.

Buku setebal 1.200 halaman, yang telah diselesaikan Gopalakrishnan lebih dari enam tahun, akan membantu pembaca memahami Al-Qur'an dengan cara yang sederhana dan bermakna.

“Saat membaca Al-Qur’an,” kata dia, “Saya dikejutkan oleh kesamaan ajarannya dengan Alkitab dan Gita. Saya mengambil setiap frase dari Qur'an dan membandingkannya dengan dua teks agama lainnya sambil membuat catatan rinci dari temuan saya. Ini membentuk inti dari buku saya. Saya harap itu bisa diterbitkan suatu hari nanti," kayanya.

Gopalakrishnan juga pendiri Maanavamaitri, sebuah organisasi sosial dan amal yang mempromosikan pemahaman agama dan toleransi, antitesis dari pandangan dunia yang semakin diwarnai oleh ras, agama, kasta dan keyakinan.

Setelah mengabdikan seumur hidup untuk membangun tempat pemujaan, Gopalakrishnan mengatakan bahwa dia masih memiliki satu tugas yang belum terpenuhi: meletakkan fondasi sekolah pemikiran keagamaan di mana Gita, Al-Qur'an, dan Alkitab dapat diajarkan kepada siswa.

“Suatu hari,” kata tukang bangunan tua itu, “Saya berharap dapat mewujudkan impian saya ini juga. Alangkah indahnya jika kita semua dapat menyadari bahwa Tuhan pada akhirnya adalah satu, apapun agama yang kita gunakan sebagai kendaraan untuk mencapai-Nya."

“Saat kita menyadari ini dan menghormati semua agama, semua perselisihan akan berakhir. Dan dunia akan menjadi tempat yang lebih kaya untuk itu.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved