Kerusuhan Afrika Selatan Bak Medan Perang, 72 Orang Tewas, 200 Mal Dijarah
Rabu, 14 Juli 2021 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Seberapa parah kerusakannya? “Lebih dari 200 mal pusat perbelanjaan telah dijarah pada Senin sore,” ungkap CEO Business Leadership Afrika Selatan, Busisiwe Mavuso pada kantor berita Bloomberg.
Beberapa pusat perbelanjaan di Soweto, kota terbesar di Afrika Selatan yang pernah menjadi rumah bagi Nelson Mandela, telah dirampok habis-habisan.
Di Soweto, banyak ATM dibobol, restoran, toko yang menjual alkohol, dan toko pakaian semuanya dibiarkan compang-camping setelah dijarah.
Tentara yang bekerja sama dengan polisi berhasil menangkap beberapa perusuh. Secara total hampir 800 telah ditangkap, tetapi penegakan hukum masih kalah jumlah.
“Di KwaZulu-Natal, tempat ternak juga dicuri, kerusuhan berlanjut dengan ambulans yang diserang perusuh di beberapa daerah,” papar portal berita TimesLive.
Rekaman video menunjukkan bank darah dijarah di Durban saat Ramaphosa berbicara kepada seluruh rakyat pada Senin malam.
Beberapa pusat perbelanjaan di Soweto, kota terbesar di Afrika Selatan yang pernah menjadi rumah bagi Nelson Mandela, telah dirampok habis-habisan.
Di Soweto, banyak ATM dibobol, restoran, toko yang menjual alkohol, dan toko pakaian semuanya dibiarkan compang-camping setelah dijarah.
Tentara yang bekerja sama dengan polisi berhasil menangkap beberapa perusuh. Secara total hampir 800 telah ditangkap, tetapi penegakan hukum masih kalah jumlah.
“Di KwaZulu-Natal, tempat ternak juga dicuri, kerusuhan berlanjut dengan ambulans yang diserang perusuh di beberapa daerah,” papar portal berita TimesLive.
Rekaman video menunjukkan bank darah dijarah di Durban saat Ramaphosa berbicara kepada seluruh rakyat pada Senin malam.
(sya)
Lihat Juga :