Biden Tunjuk Mantan Senator Republik Anti-Trump Jadi Dubes untuk Turki

Rabu, 14 Juli 2021 - 09:00 WIB
loading...
Biden Tunjuk Mantan Senator Republik Anti-Trump Jadi Dubes untuk Turki
Senator Jeff Flake berbicara di Capitol Hill, Washington, 28 November 2018. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menunjuk seorang mantan senator Partai Republik menjadi duta besar (dubes) AS berikutnya untuk Turki.

Jeff Flake, yang merupakan senator Arizona dari 2013 hingga 2019, memposting pernyataan yang mengkonfirmasi pengangkatannya itu.

“Mengingat pentingnya hubungan strategis Amerika Serikat dengan Sekutu lama kami di NATO, Republik Turki, saya merasa terhormat dan rendah hati dengan kepercayaan yang diberikan Presiden Biden kepada saya dengan pencalonan duta besar ini,” ujar Flake.

Baca juga: Hidupkan Kembali JCPOA, AS Siap Cabut Sanksi Khamenei dan Raisi

“Ini adalah pos penting pada waktu yang penting bagi kedua negara kita. Cheryl dan saya berterima kasih atas kesempatan untuk melayani, dan ingin mengenal orang-orang Turki yang luar biasa,” papar mantan senator itu.

Baca juga: Taliban Peringatkan Turki Tidak Kirim Pasukan Penjaga Bandara Kabul

Flake memutuskan hubungan dengan mantan Presiden AS Donald Trump dan mendukung Biden selama pemilu presiden 2020.

Baca juga: Komandan Iran Desak Milisi Irak Tingkatkan Serangan pada Pasukan AS

Pada Selasa, Flake, yang juga bertugas di DPR AS, memuji Biden.

“Dengan pencalonan ini, Pemerintahan Biden menegaskan kembali tradisi terbaik kebijakan luar negeri dan diplomasi Amerika: kredo bahwa politik partisan harus berhenti di tepi air. Kebijakan luar negeri AS bisa dan harus bipartisan,” ujar dia.

Jika dikonfirmasi, politisi Republik itu akan menghadapi tugas berat memperbaiki kembali hubungan antara Washington dan Ankara yang telah memburuk di era pemerintahan Biden.

Pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi pada Turki atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia sebelum pemerintahan Biden mengakui Genosida Armenia, yang dilakukan Kekaisaran Ottoman.
(sya)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1861 seconds (11.210#12.26)