AS Tarik Pasukan, Taliban Klaim Kuasai 85% Afghanistan

Jum'at, 09 Juli 2021 - 22:06 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Unjuk Kekuatan, Helikopter Tempur Rusia Tembakkan Rudal di Perbatasan Afghanistan

Taliban telah melancarkan serangan intensif di tengah penarikan AS dan pasukannya telah melonjak di wilayah-wilayah di Afghanistan, merebut sekitar seperempat distrik negara itu sejak AS memulai penarikan pasukannya pada Mei lalu. Pekan ini, Rusia mengatakan kelompok itu sekarang menguasai dua pertiga perbatasan Afghanistan dengan Tajikistan -- dan video-video yang muncul menunjukkan pejabat Taliban kini menjaga pos-pos bea cukai di sana.

Sulit untuk menilai berapa banyak wilayah yang sekarang dikuasai Taliban dan memperkirakannya telah lama diperebutkan. Perhitungan oleh Inspektur Jenderal Khusus AS untuk Rekonstruksi Afghanistan pada tahun 2018 menemukan bahwa pemerintah Afghanistan mengendalikan lebih dari setengah distrik Afghanistan.

Baca juga: Biden: Perang AS di Afghanistan Akan Berakhir Pada 31 Agustus

Kontrol itu telah menyusut secara drastis lagi dalam beberapa pekan terakhir, dengan Taliban berhasil mengambil alih puluhan distrik. Tetapi wilayah sebenarnya yang dipegang oleh kelompok itu kemungkinan masih jauh lebih kecil dari 85% yang mereka klaim, dengan sebagian besar perkiraan menunjukkan bahwa wilayah yang dikuasai lebih dekat ke angka sekitar setengahnya, meskipun banyak distrik yang diperebutkan.

The Long War Journal, sebuah situs web yang meliput konflik tersebut, mencoba melacak perubahan kendali atas distrik-distrik Afghanistan. Dengan hitungannya, pada 5 Juli, Taliban sepenuhnya mengendalikan sekitar 46% distrik negara itu, dengan 30% lainnya diperebutkan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved