AS Tarik Pasukan, Taliban Klaim Kuasai 85% Afghanistan

Jum'at, 09 Juli 2021 - 22:06 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya Pentagon mengatakan sedang mencari cara untuk mengevakuasi ribuan penerjemah dan keluarganya ke wilayah AS, instalasi militer dan negara-negara di luar Afghanistan.

"Kami menjamin bahwa mereka bisa berada di Afghanistan, menjalani kehidupan normal, mereka tidak akan dirugikan," tegas juru bicara Taliban, Shaheen.

Kemunculan Taliban di Moskow terjadi saat kemajuannya di utara telah mengganggu Rusia dengan meresahkan tetangganya Tajikistan. Lebih dari 1.000 tentara Afghanistan dan pengungsi lainnya melarikan diri ke Tajikistan minggu ini karena Taliban juga menguasai sebagian besar perbatasan Afghanistan dengan negara itu.

Langkah itu membuat Tajikistan khawatir dan memobilisasi 20.000 tentara sebagai tanggapan. Ketegangan menandakan kemungkinan pergolakan regional yang mungkin mengikuti keluarnya AS dan telah mengkhawatirkan Rusia, yang memiliki pangkalan militer di Tajikistan dan melihat negara-negara bekas Soviet di Asia Tengah sangat vital bagi keamanannya.

Baca juga: Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan

Setelah pembicaraan pada hari Kamis di Moskow, kementerian luar negeri Rusia mengatakan telah menerima jaminan dari Taliban bahwa kelompok itu tidak akan membiarkan pasukannya melanggar perbatasan negara-negara Asia Tengah.

Rusia telah mempertahankan hubungan dengan Taliban dan pemerintah Afghanistan, menjadi tuan rumah beberapa putaran pembicaraan Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir. Moskow ingin mencegah konflik agar tidak mengganggu stabilitas tetangganya di Asia Tengah dan menghentikan ekstremis Islam, khususnya Negara Islam, menyusup ke mereka dari Afghanistan.

Delawar, pejabat Taliban lainnya, mengatakan Taliban tidak akan membiarkan ISIS ada di Afghanistan atau negara itu digunakan untuk melancarkan serangan terhadap tetangganya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved