Rayakan Sejarah dan Pencapaian Aborijin, Kedubes Australia Gelar Pekan NAIDOC 2021
Jum'at, 02 Juli 2021 - 13:52 WIB
loading...
Kedubes Australia gelar Pekan NAIDOC 2021. Foto/naidoc.org.au
A
A
A
JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Jakarta akan mengadakan sejumlah acara dalam rangka perayaan Pekan NAIDOC 2021. Perayaan Pekan NAIDOC diadakan di seluruh Australia setiap Juli untuk merayakan sejarah, budaya, dan pencapaian masyarakat Aborijin dan penduduk Kepulauan Selat Torres.
"Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan komunitas Aborijin dan penduduk asli Kepulauan Selat Torres Australia – penjaga salah satu budaya tertua yang hidup di dunia," kata Kedubes Australia dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (2/7/2021).
Program Pekan NAIDOC 2021 ini akan merayakan sejarah dan budaya Penduduk Asli Australia, termasuk kontribusi dan keterlibatan dalam bidang ilmiah seperti astronomi.
Baca juga: Sudah Divaksin, 6 Orang Tidak Tertular Varian Delta di Pesta Superspreader COVID-19
"Masyarakat Aborijin dan Kepulauan Selat Torres telah mengamati matahari, bulan, dan bintang-bintang untuk navigasi, kalender, dan untuk memprediksi cuaca. Orang-orang Bangsa Pertama Australia menggunakan astronomi untuk menginformasikan hukum dan struktur sosial. Ini juga berfungsi sebagai dasar bagi cerita-cerita yang diturunkan dari generasi ke generasi melalui lagu, tarian, dan tradisi lisan selama puluhan ribu tahun," kata Kedubes Australia.
"Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan komunitas Aborijin dan penduduk asli Kepulauan Selat Torres Australia – penjaga salah satu budaya tertua yang hidup di dunia," kata Kedubes Australia dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (2/7/2021).
Program Pekan NAIDOC 2021 ini akan merayakan sejarah dan budaya Penduduk Asli Australia, termasuk kontribusi dan keterlibatan dalam bidang ilmiah seperti astronomi.
Baca juga: Sudah Divaksin, 6 Orang Tidak Tertular Varian Delta di Pesta Superspreader COVID-19
"Masyarakat Aborijin dan Kepulauan Selat Torres telah mengamati matahari, bulan, dan bintang-bintang untuk navigasi, kalender, dan untuk memprediksi cuaca. Orang-orang Bangsa Pertama Australia menggunakan astronomi untuk menginformasikan hukum dan struktur sosial. Ini juga berfungsi sebagai dasar bagi cerita-cerita yang diturunkan dari generasi ke generasi melalui lagu, tarian, dan tradisi lisan selama puluhan ribu tahun," kata Kedubes Australia.
Lihat Juga :